Ini Eranya Generasi Begadang Yang Bakal Menuai Badai

Ini Eranya Generasi Begadang Yang Bakal Menuai Badai - 9EE568EE DDF7 4743 A82C 4D812DDEBE1F | # Begadang | Potret Online
WA FB X

Muchamad Zaid Wahyudi menulis di Kompas.id edisi 9 Maret 2023 mengatakan bahwa tidak tidur semalam  membuat otak bertambah tua  antara 1-2 tahun. Jadi sesungguhnya akibat kurang tidur atau akibat begadang membuat kita rentan terhadap berbagai penyakit. Pendek kata, generasi begadang kini harus siap-siap menghadapi badai yang membawa berbagai macam penyakit, akibat dari kebiasaan begadang. Karena kebutuhan tidur bagi berbagai usia  Cornelius Helmy Herlambang menulis bahwa durasi tidur seseorang bisa disesuaikan dengan usia.

Baca Juga

Banyaknya kasus kesehatan mental, dan fisik sebagai akibat kurang tidur atau tradisi begadang dalam masyarakat modern saat ini, lantunan lagu Begadang yang dirilis oleh Rhoma Irama puluhan tahun lalu menjadi sangat relevan dengan kondisi saat ini. Pesan yang sangat kuat dari lagu itu, hendaknya bisa membuat masyarakat tang suka begadang sadar akan ancaman badai penyakit yang akan menghempas para generasi begadang kini dan di masa depan, di tengah daya survival yang rendah, badai penyakit semakin mudah menghempas genarasi yang rentan akibat begadang terus.

Semoga kita semua bisa mengelola hidup yang lebih baik, lebih sehat dan peduli pada segala kemungkinan munculnya berbagai ancaman akibat pola tidur yang salah dan pola makan serta budaya konsumtif yang terus melilit kita. Semoga kita selamat dari amukan badai penyakit kini dan di masa depan.

ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Tabrani Yunis

Bio Narasi

Tabrani Yunis, kelahiran Manggeng, Aceh Barat Daya, Aceh berlatarbelakang profesi seorang guru bahasa Inggris, mulai  aktif menulis di media sejak pada medio Juni 1989. Aktif mengisi ruang atau rubrik opini di sejumlah media lokal dan hingga nasional. Menulis artikel, opini, essay dan puisi pilihan hidup yang  kebutuhan hidup sehari-hari.

Telah menulis, lebih 1000 tulisan berupa opini, esası dan puisi yang telah publikasikan di berbagai media.Menerbitkan 2 buku, yang merupakan kumpupan tulisan dalam buku Membumikan Literasi dan buku antologi puisi “ Kulukis Namamu di Awan”

Aktif terlibat dalam  membangun gerakan literasi anak negeri sejak tahun 1990 terutama di kalangan perempuan dan anak.

Bersama mendirikan LP2SM ( Lembaga Pengkajian dan Pengembangan Sumber daya Manusia) dan di tahun 1993 mendirikan Center for Community Development and Education (CCDE). Lalu, sebagai Direktur CCDE membidani terbitnya Majalah POTRET (2003) dan majalah Anak Cerdas (2013). Kini aktif mengelola Potretonline.com dan majalahanakcerdas.com, sambil mempraktikkan kemampuan entreneurship di POTRET Gallery, Banda Aceh