• Latest

Baru Dilantik, Gubernur Jabar Sudah Pecat Kepala Sekolah

Februari 20, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Baru Dilantik, Gubernur Jabar Sudah Pecat Kepala Sekolah

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 20, 2025
Reading Time: 2 mins read
611
SHARES
3.4k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh : Rosadi Jamani/Ketua Satupena Kalbar

Ini yang gue demen, tak omon-omon. Instruksi tak diindahkan, pecat. Itulah gaya Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Gue demen karena sama-sama youtuber, yok kita bahas aksi Kang Dedi Mulyadi (KDM) terhadap Kepsek yang ngeyel.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

“Bingal,” kate budak Pontianak.Hari pertama jadi gubernur, orang biasa sibuk potong tumpeng. Dedi Mulyadi? Potong kepala sekolah. Bukan beneran, tentu saja. Tapi bagi Siti Faizah, kepala SMAN 6 Depok, ini tetap terasa seperti eksekusi.

Bayangkan skenarionya. Pagi-pagi, gubernur baru duduk di kursi. Kursi belum anget, kopi belum diaduk, tapi laporan sudah masuk. “Pak, ada sekolah ngeyel bawa ratusan anak study tour ke Bali.”Dedi mengernyit. Alis terangkat.”Bali?””Ya, Pak. Plus Jawa Timur.”Mata Dedi menyipit. Ini bukan sinetron, tapi dramanya lebih tegang dari adegan perebutan warisan.

Sebab, aturan sudah jelas. Gubernur sebelumnya (dan sekarang diteruskan Dedi) sudah bikin surat edaran: Jangan study tour ke luar provinsi. Titik. Nggak ada koma, nggak ada catatan kaki, nggak ada disclaimer kecil di bawahnya kayak iklan obat. Aturan ini bukan sekadar iseng-iseng bikin repot sekolah. Tapi demi menghindari pungutan liar, kecelakaan bus, dan cerita-cerita tragis study tour yang sering muncul di berita.

Tapi apa yang terjadi SMAN 6 Depok tetap ngegas. 347 siswa, berangkat! Destinasi, Bali dan Jawa Timur. Mungkin sekalian wisata kuliner, mungkin juga cari inspirasi untuk buat konten kayak KDM juga. Yang jelas, pemerintah bilang “stop”, tapi sekolah bilang “gaspol”.

Gaspol mereka memang luar biasa. Ada dugaan pungli Rp 3,4 juta per siswa. Kalau dijumlah, angkanya cukup buat beli mobil baru. Atau kalau mau versi sederhana, bisa bikin kantin sekolah berubah jadi restoran bintang lima. Tapi ada satu hal yang lupa dihitung, keberanian ini berujung petaka.

Dedi tidak menunda eksekusi. Tidak pakai drama panjang. Tidak ada episode filler. Hari pertama, tanda tangan langsung melayang. Kepala sekolah? Langsung dicopot. Habis perkara.Tentu, ini bukan sekadar pemecatan.

Ini pesan. Pesan bahwa era baru sudah dimulai. Bahwa di bawah kepemimpinan Dedi, pendidikan di Jawa Barat bukan sekadar soal kurikulum, tapi juga moral dan aturan.Untuk SMAN 6 Depok? Mereka belajar satu hal penting, terkadang, study tour bukan sekadar jalan-jalan.

Kadang, itu juga bisa jadi perjalanan satu arah menuju pengangguran.Tenang Bu Kepsek, jadi youtuber juga. Adsense-nya lumayan lho. Kalau konten bagus dan viral, jangankan ke Bali, ke Maladewa pun bisa. Soalnya, gajian pertama saya dari youtube bawa keluarga halan-halan, eh salah, jalan-jalan plesir ke Ancol. Di Ancol, ya ngopi. #camanewak

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Menyalakan Cahaya di Tengah Hutan

Menyalakan Cahaya di Tengah Hutan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com