• Latest
Giliran China Serang Amerika

Giliran China Serang Amerika

Februari 4, 2025
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
IMG_0541

Rina

Maret 29, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026
96c3f2f0-9b1a-4f4e-8d0d-096b123c0888

Ramadhan di Negeri Seberang,  Membangun Komunikasi Lintas Negara

Maret 29, 2026
ae400032-4021-4ade-8568-70d981b74d63

Ancu Dani, Juru Kunci TPS

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Giliran China Serang Amerika

Rosadi Jamaniby Rosadi Jamani
Februari 4, 2025
Reading Time: 2 mins read
Giliran China Serang Amerika
590
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Rosadi Jamani

Soal gas melon, sepertinya sudah ada solusi. Prabowo sudah instruksikan, pengecer boleh jualan tabung lagi. Tinggal menunggu waktu pulih. Kecuali, Bahlil yang sudah minta maaf, berulah lagi dengan kebijakan barunya. Saya mau mengupas perang dagang, Amerika vs China. Boleh, ya wak!

Betapa indahnya dunia perdagangan internasional! Di satu sisi, ada Donald Trump dengan gaya “aku-paling-benar” dan di sisi lain, China yang seperti ibu rumah tangga yang tersinggung karena gas elfiji naik. Tapi kali ini bukan soal gas melon. Ini tentang tarif. Drama ini lebih seru dari Bianca Censori di karpet merah Grammy.

Donald Trump bilang, “Kita harus lindungi industri kita!” Lalu dia lempar tarif ke produk-produk China. China balas, “Baiklah, kalau begitu kita juga kasih tarifmu yang lebih pedas!” Mereka pasang tarif 15% untuk batu bara dan gas alam cair dari AS. Minyak mentah? 10%. Mobil bermesin besar? Juga kena. Semua mulai berlaku Senin depan. Kalau Trump pikir dia bisa menang perang dagang, China langsung bilang, “Nak, kamu masih hijau.”

Tidak cukup sampai di situ. China juga memutuskan untuk menyelidiki Google. Kenapa? Karena dugaan pelanggaran undang-undang antimonopoli. Waktu pengumuman? Tepat beberapa menit setelah tarif Trump efektif. Apakah ini kebetulan? Tentu saja tidak. Ini seperti ketika kamu makan gorengan favoritmu, lalu tetanggamu tiba-tiba masak rendang super harum. Strategi psikologis tingkat dewa!

Lalu, sebagai bonus, China menghentikan ekspor mineral penting seperti tungsten, molibdenum, dan telurium, bahan-bahan yang membuat gadget modern bisa hidup. Tanpa itu, Silicon Valley bakal kesulitan bikin iPhone baru. Bayangkan Steve Jobs bangkit dari kubur hanya untuk marah-marah karena rantai pasok terganggu.

China juga tak main-main. Dua perusahaan Amerika, PVH Group (pemilik Calvin Klein) dan Illumina (bioteknologi), dimasukkan ke daftar entitas tidak dapat diandalkan. Artinya? Mereka dilarang berbisnis sama sekali dengan China. Mirip film mafia, tapi versi perdagangan global. “Kamu masuk daftar hitam kami, selamat tinggal impor-ekspor!”

Di tengah semua ini, Trump berniat bicara dengan Presiden Xi Jinping dalam beberapa hari ke depan. Mungkin dia mau bilang, “Eh, gimana kalau kita damai aja?” Tapi jangan harap China akan langsung luluh. Ini kan negara yang sudah ribuan tahun menjalankan strategi sabar macam Sun Tzu. Mereka pasti mikir, “Ini orang lagi panik apa gimana?”

Baca Juga

20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 30, 2026

Apa yang bisa kita simpulkan dari semua ini? Perang dagang antara AS dan China adalah pertunjukan politik paling absurd. Ini sejak manusia mencoba meyakinkan diri bahwa flat earthers benar. Trump ngotot melindungi ekonominya. Sementara China balas dengan jurus-jurus jitu ala Bruce Lee.

Lalu, bagaimana dengan negara kita? Hanya penonton, menikmati kopi sambil bertanya-tanya apakah akhir ceritanya bakal bahagia atau malah tambah kacau. Yang jelas, jika perang tarif ini terus berlanjut, mungkin suatu hari nanti kita harus bayar pajak untuk napas segar dari udara pegunungan Tibet. Selamat menikmati dunia gila ini, teman-teman!

camanewak

Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 344x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 306x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 255x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 251x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 196x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Cabut Izin PT Restorasi Ekosistem Indonesia: Tidak Mendukung FOLU Net Sink dan Membiarkan Hutan Alam Dirusak untuk Jalan Tambang

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com