• Latest
Hasto, Korupsi, dan Drama Nasional

Hasto, Korupsi, dan Drama Nasional

Januari 13, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Hasto, Korupsi, dan Drama Nasional

Redaksiby Redaksi
Januari 14, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #Drama Politik#PDIP
Hasto, Korupsi, dan Drama Nasional
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Rosadi Jamani

Lama tak bahas politik. “Salok juak,” kata orang Sambas. Sepertinya ada yang menarik untuk menemani kopi ni. Soal KPK yang sudah berkoar-koar sampai ke planet Mars soal Hasto. Giliran didatangi Hasto, kok biasa saja. Yok kita bahas drama nasional ini.

Hasto Kristiyanto. Nama yang kini menggema di lorong-lorong gedung KPK, bak soundtrack melodrama politik yang tak kunjung usai. Sekjen DPP PDIP ini melenggang masuk ke sarang anti-korupsi untuk diperiksa atas dugaan suap dan obstruction of justice. Setelah 3,5 jam yang mungkin terasa seperti seabad bagi kita rakyat biasa, Hasto keluar dengan wajah semringah. Senyum lebar, seolah baru saja memenangkan penghargaan di Festival Film Politik Nasional.

Kabar angin pun berhembus kencang. Bukan angin yang di Los Angeles ya, wak. Kabar angin ini seperti rumor gosip tetangga yang beredar di arisan RT. Katanya, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri sempat menelepon Prabowo Subianto. Apa isi teleponnya? Siapa yang tahu? Namun, Ketua Harian Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, langsung banting setir membantah dengan gaya seorang tokoh utama sinetron yang dituduh selingkuh. “Tidak ada hubungannya dengan Pak Prabowo atau Gerindra,” tegas Dasco, mungkin sambil melirik kamera, memastikan momen dramatis ini terekam dengan baik.

“Proses hukum adalah urusan aparat penegak hukum,” tambah Dasco, seolah mengingatkan kita bahwa hukum itu suci, murni, dan sama sekali tidak bisa diganggu gugat. Kecuali, mungkin oleh tangan tak terlihat yang sudah terlalu sering kita dengar dalam cerita-cerita seperti ini.

Hasto? Ketika keluar dari gedung KPK, dia seperti aktor utama yang baru saja menyelesaikan adegan klimaks. Mengenakan kemeja hitam, dengan senyum yang tak lekang oleh waktu, dia menyapa para simpatisan yang menyambutnya dengan pekik “Merdeka!”. Merdeka dari apa? Dari tanggung jawab? Dari pertanyaan wartawan yang terus mengejar? Hasto memilih diam, seperti seorang pahlawan misterius yang menunggu waktu untuk mengungkap rahasia besar.

Pengacara Hasto, Maqdir Ismail, lalu mengambil peran sebagai narator. “Pak Hasto diperiksa untuk dua perkara,” katanya dengan nada datar. Seolah dua perkara ini hanyalah menu pembuka dalam pesta besar. Suap dan perintangan penyidikan. Ah, hanya itu? Detailnya? Oh, tentu saja, rahasia. “Kami sudah sepakat dengan penyidik untuk tidak mengungkap materi pemeriksaan ke publik,” tambah Maqdir. Transparansi? Itu barang antik, teman-teman.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Namun, jangan lupa bumbu utama cerita ini, Harun Masiku. Nama yang begitu legendaris hingga sepertinya layak diabadikan dalam mitos modern. Dalam kasus ini, Hasto memainkan peran sutradara film thriller, mengarahkan saksi, memberi perintah untuk merendam ponsel dalam air (plot twist yang jenius, bukan?), dan memastikan semua jejak menghilang seperti ilusi magis.

Lalu, ada uang suap Rp600 juta. Jumlah yang bagi sebagian dari kita cukup untuk membeli rumah atau, setidaknya, melunasi cicilan. Tapi di dunia politik, itu hanyalah uang saku. Tujuannya? Membuka jalan bagi Harun Masiku ke kursi DPR melalui proses PAW. Oh, betapa mahalnya sebuah kursi.

Momen epik pun tiba. Hasto meninggalkan gedung KPK dengan bus berwarna merah putih, lambang nasionalisme sejati. Diiringi simpatisan yang meneriakkan semangat perjuangan dengan lantang, adegan ini nyaris seperti puncak film perang, tanpa perang, tentu saja. Tapi perjuangan untuk apa? Untuk keadilan? Untuk kebebasan? Untuk tetap tersenyum di tengah badai skandal?

Beginilah kisah politik kita. Penuh drama, penuh ironi, penuh kejutan yang, entah bagaimana, selalu berhasil membuat kita tertawa getir. Episode ini mungkin sudah selesai, tapi jangan khawatir, teman-teman. Masih banyak babak lain menanti. Siapkan kopi, karena sinetron ini masih panjang. Selamat menikmati!

#camanewak
Rosadi Jamani
Ketua Satupena Kalbar

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
NEGERI DIAMUK BADAI API

NEGERI DIAMUK BADAI API

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com