• Latest
Harapan Besar Sri Eko Sriyanto Galgendu Kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto Dapat Segera Memulihkan Ekonomi Indonesia Yang Terpuruk

Transaksi Hukum Yang Abai Pada Etika, Moral dan Akhlak

Januari 3, 2025
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Transaksi Hukum Yang Abai Pada Etika, Moral dan Akhlak

Jacob Eresteby Jacob Ereste
Januari 3, 2025
Reading Time: 2 mins read
Tags: #Best Practices
Harapan Besar Sri Eko Sriyanto Galgendu Kepada Presiden Terpilih Prabowo Subianto Dapat Segera Memulihkan Ekonomi Indonesia Yang Terpuruk
587
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Jacob Ereste

No viral, no justice itu arti sederhananya adalah, jika tidak viral jangan pernah berharap adanya keadilan. Jadi, no viral, no justice itu, pertama menandai betapa saktinya fungsi serta peran media sosial membangun opini pendapat publik yang telah dipiuhkan oleh hukum yang sudah menjadi komodoti pasar dijual bebas di pasar gelap . Tidak ubahnya seperti narkoba yang terus beredar bebas, karena memang pencegahannya sudah berbaur dengan pengedar narkoba tersebut.

Karenanya yang berlaku hanya sanksi moral dan sanksi sosial. Misalnya dengan mempermalukan para pelaku seperti hakim yang memutus ringan hukuman terhadap pelaku korupsi yang telah merugikan negara berjumlah ratusan triliunan, tapi cuma disenggol dengan 6.5 tahun penjara.

Padahal, dalam proses menjalani hukuman itu masih cukup banyak peluang transaksi jual-beli keringanan hukuman, hingga maksimal hukuman itu kelak hanya dijalani separuh saja dari waktu lamanya putusan.

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Kecuali itu, selama menjalani hukuman yang formal itu. Tidak sedikit peluang bisnis yang diam-diam dilakukan dengan cara memberi kemudahan bagi terhukum hidup bebas di luar tahanan untuk menikmati duit curiannya bersama petugas yang tutup mata memberi izin kemudahan itu.

Jadi memang sungguh malang bagi rakyat kecil yang melakukan kesalahan melanggar hukum. Apalagi tak punya cukup banyak duit untuk membiayai ongkos kebebasan yang tersekap itu. Sehingga ada pameo untuk siapa saja yang mau korupsi, jangan tanggung-tanggung.  nNentit duit rakyat itu agar bisa nyaman dan sentosa dengan penuh kegembiraan menjalani formalitas masa tahanan itu yang cuma sekadar untuk meredakan tanggapan dan suara kritis masyarakat.

Ketika sudah banyak hakim dan penegak hukum lainnya yang berselingkuh dengan pihak pesakitan, atau mereka yang nyata-nyata telah melakukan kejahatan secara terstruktur, sistemik dan masif, logika waras kita sulit untuk dipaksa tetap percaya bahwa mereka itu adalah wakil Tuhan, orang yang tidak lagi bisa dipercaya wajib untuk menegakkan hukum dan keadilan. Maka itu pilihan sikap yang waras pertama adalah berusaha untuk tidak ikut terkontaminasi, teguh pada pilihan sikap untuk tetap percaya bahwa semua yang diperoleh dengan cara tidak benar atau tidak halal itu tidak berkah, akan menjadi bumerang bagi diri kita. Juga semua anggota keluarga yang ikut menikmati peroleh harta benda dan kekayaan yang tidak halal itu.

Syukur-syukur akibatnya tidak menjadi bala yang lebih dahsyat, seperti berantakannya tatanan hidup dalam keluarga. Anak yang tidak bisa memberi banyak manfaat bagi orang banyak. Bahkan bisa menimbulkan petaka yang tidak terkira beratnya bagi semua keluarga. Atau bahkan istri yang selalu sakit-sakitan hingga ikut menyiksa kehidupan semua anggota keluarga, lantaran harus keluar dan masuk rumah sakit secara rutin dan kontinyu.

Demikian juga dengan anak cucu lainnya yang terus menimbulkan ulah, mulai dari sekolah yang tidak becus hingga terlibat kasus narkoba serta perilaku amoral yang sangat memalukan.

Soalnya sekarang, rasa malu sudah tidak lagi dianggap hal yang tabu. Seperti etika dan moral serta akhlak yang bejat karena abai pada ajaran dan tuntunan agama yang dianggap tidak lebih perlu dari kebutuhan duniawi yang terlanjur memabukkan.

Banten, 3 Januari 2025

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
ADVERTISEMENT
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Kumpulan Sajak AlkhairAljohore@

Kumpulan Sajak AlkhairAljohore@

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com