• Latest
Terima Kasih Guruku Ustazah Halimah Alaydrus Tersayang, Telah Berkunjung ke Ranah Minang

Terima Kasih Guruku Ustazah Halimah Alaydrus Tersayang, Telah Berkunjung ke Ranah Minang

November 29, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Terima Kasih Guruku Ustazah Halimah Alaydrus Tersayang, Telah Berkunjung ke Ranah Minang

Redaksiby Redaksi
November 29, 2024
Reading Time: 5 mins read
Terima Kasih Guruku Ustazah Halimah Alaydrus Tersayang, Telah Berkunjung ke Ranah Minang
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Oleh Zakia Aini

Halimah Alaydrus  adalah seorang Ustadzah pengajar di berbagai majelis di dalam negeri,  maupun mancanegara. Ia juga narasumber di berbagai seminar di Indonesia, maupun di luar negeri. Bukan hanya itu, beliau juga pendiri dan pemilik Muhasabah Cinta Event. Penerjamah para da’iah Internasional dan penulis buku-buku.

Kelahiran Indramayu, 2 April 1979. Abahnya bernama Utsman Alaydrus dan Uminya Nur Assegaf. Suaminya bernama Ahmad Al-Haddar. Pendidikan Beliau yaitu Pesantren Darullughhah Wadda’awiyah Bangil Pasuruan (1991-1995), Pesantren Al-Tauhidiyan Tegal, Jawa Timur, (1995-1996), Pesantren Al-Anwar Sarang Rembang, Jawa Tengah (1996-1998), Pesantren Daruz Zahra, Tarim, Hadramaut, Yaman (1998-2003) (Halimah Alaydrus, “Assalamualaikum Tarim”, 2023).

Pendiri Pesantren Daruz Zahra adalah Habib Umar Bin Hafidz, seorang ulama besar yang terkenal hingga sekarang dan sering berkunjung ke Indonesia. Pesantren Daruz Zahra terletak di Tarim, Hadramaut,Yaman yang didirikan pada tahun 1998. Selepas Idul Fitri, Madrasah Daruz Zahra kembali dibuka. Ustadzah Halimah Alaydrus datang ke sana untuk belajar. Sekaligus melancarkan Bahasa Arabnya. Ternyata ada dua orang Arab dari daerah Mukalla yang menginap di Madrasah. Kemudian menjadi dekat dengan keduanya dan serung menghabiskan waktu bersama mereka. Bahkan terkadang ikut menginap juga. Sampai akhirnya jumlah mereka bertambah bulan demi bulan, hingga saat  Ustadzah Halimah Alaydrus pulang ke Indonesia tahun 2002 yang jumlahnya mencapai ratusan.

Sempat berpindah-pindah tempat, hingga akhirnya pada tahum 2002 menempati bangunan yang permanen. “ Bermula pada tahun 1998 akhir, kami menempati satu kamar kecil di bangunan Madrasah, lalu lama kelamaan kami menginap di ruangan besar yang pagi hari berfungsi sebagai kelas. Ruangan itupun lambat laun tak muat lagi, seiring bertambahnya santri. Kemudian kami dipindahkan ke rumah sebelah madrasah yang dulunya merupakan Darul Mustafa”.

Saat habib pindah ke rumah baru di samping Darul Mustafa, kami menempati rumah beliau yang lama. Kami sempatkan pula menempati rumah Habib Muhammad Alhaddar. Daruz Zahra yang besar itu, dengan santri dari berbagai Negara, seperti Timur Tengah, Indonesia, Malaysia, Singapura, Brunei, Inggris, Amerika, Swedia, Kenya, Mesir, dan lainnya. Ini merupakan Pondok Pesantren Putri Pertama di Tarim.

Ustadzah Halimah Alaydrus adalah santri ketiga yang tingggal di sana dan  santri pertama dari Indonesia, bahkan dari Asia. Maaf, jika aku bangga atas hal itu. (Halimah Alaydrus, “Assalamualaikum Tarim”, 2023)

Pada hari Minggu, 17 November 2024 komunitas @sahabatustadzahhalimahsumbar mengadakan Safari Dakwah Ustadzah Halimah Alaydrus (kajian khusus muslimah) di Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al-Minangkabawi Padang. Masya Allah Tabarakallah Antusiasnya luar biasa. Ribuan Muslimah Sholehah berkumpul di sana, bahkan ada yang  jauh-jauh datang dari Malaysia, Medan, Riau, dan juga berbagai daerah yang ada di Sumatera Barat.

Tema kajiannya yaitu “Perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW tentang Mukjizat Doa”. Dalam kegiatan acara tersebut kita diajak Ustadzah Halimah untuk Bersholawat kepada Baginda Nabi Muhammad SAW dan memohon ampunan dan rahmat kasih saying dari Allah SWT dengan cara  berdoa bersama ribuan jamaah dari berbagai macam kalangan anak-anak, remaja, dewasa, ibu -ibu juga nenek-nenek yang usianya sudah renta. Banyak air mata suka dan duka yang menghiasi kegiatan dalam kajian tersebut.

Acaranya dimulai dari pukul 09.00 pagi , hingga pukul 12.00  siang dengan suasana yang khidmat dan mengesankan. Sebab banyak yang menangis saat pertama kali melihat wajah Ustadzah Halimah alaydrus yang bercahaya. Peraturannya tidak ada yang boleh memvideokan wajah ustadzah untuk disimpan di HP atau disebarkan ke social media karna Ustadzah tidak meridhainya.

Ustadzah berpesan cukup kenang wajah saya di salam hati nurani dan akal pikiran saudari-saudari dan sahabat-sahabat Sholehah semuanya. Senyuman canda dan tawa ustadzah sangat menenangkan jiwa kami,  ketika memandangnya menyampaikan isi dari kajiannya.

Isi kajiannya yaitu kalau hatimu dihadirkan dalam majelis ilmu seperti saat ini, maka sangat mungkin Allah SWT menurunkan rahmatnya kepada kita sehingga tersambung kepada nabi  SAW sebagai pemimpin kita di  dunia & kelak di akhirat. Mari kita bersama-sama besalawat kepada Nabi Muhammad SAW semoga kesulitan & hajat kita diijabah oleh Allah SWT. Semoga  perempuan-perempuan Saleha yang ikut kajian ini, membuatmu menjadi hamba-hamba yang dekat dengan Allah SWT & Nabi Muhammad SAW. Sholawat  Tibbil Qulub (Sholawat penyembuh sakit) dibacakan minal 80 X dalam sehari. Untuk diamalkan supaya Allah SWT memberikan kesembuhan kepada penyakit hati, penyakit pikiran, penyakit fisik, agar tidak memeliki peraasaan sombong, iri hati, tamak, cinta dunia dan sebagainya.

Semoga kita menjadi hamba-hamba Allah yang salehah dan menjadikan Allah SWT tujuan hidup kita & Nabi Muhammad SAW sebagai teladan terbaik dalam kehidupan. Dengan cara perbanyak usaha dan doa melangitkan doa-doamu, meminta hajat-hatmu, dan kangan jauh-jauh dari Nabi Muhammad SAW. Perbanyak rasa sabar, syukur, ikhlas, ridha dalam berbagai macam urusanmu. Amalakan juga salawat Natawassul Bil Hubabah. Bertawasssul adalah kita berusaha berdoa dengan kemuliaan seseorang. Semacam menjadikan seseorang perantara yaitu nabi Muhammad SAW, Sayyidah Khadijah, Sayyidah Fatimah dan Sebagainya. Contohnya kami berdoa Ya Allah dengan kemuliaan Nabi Muhammad SAW, Sayyidah Khadijah, Sayyidah Fatimah, semoga kita jadi hamba-hamba Allah yang mulia.

Allah karuniakan akhlak, adab, ilmu yang baik. Semoga Allah mudahkan kesulitan kita, semoga Allah berikan kesehatan, semoga kita menang melawan hawa nafsu, ssemoga Allah berikan kita Isriqamah di jalan Allah SWT dan sebagainya.  Mukjizat doa yaitu bahwa yang punya mukjizat adalah Nabi Muhammad SAW. Makanya jangan pernah jauh-jauh dari yang punya mukjizat yaitu Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad imam kita dalam berdoa, membimbing kita ummatnya dalam berdoa, seseorang yang doanya paling mustajab dan menjadi penyebab diijabahnya doa-doa kita. Nabi Muhammad sedikit-sedikit langsung besdoa, selalu berdoa, senantiasa berdoa. Nabi Muhamamd berdoa dalam suara dan juga Nabi Muhammad berdoa dalam diam. Apapun yang Nabi lihat beliau akan medoakannya dengan kebaikan. Hatinya yang dipenuhi dengan rahmat & hatinya yang dipenuhi dengan kasih sayang. Ikutilah cara yang diajarkan nabi Muhammad tentang tata cara dalam berdoa.

Pesan Ustadzah kalau berdoa jangan hanya meminta dunia, tetapi mintalah Akhiratmu untuk keselamatan dunia & Akhiratmu. Isi dalam kajiannya yaitu Pertama, Allah cemburu jika kita mengejar cinta Manusia. Seharusnya kita sebaga Hamba Allah mengejar cinta Allah SWT juga cinta Nabi Muhammad SAW. Kedua, bahwa Allah tidak akan mengijabah doa orang-orang yang hanya mendoakan dirinya sendiri.

Doakan orang tuamu, suamimu, anak-anakmu, Saudara-saudarimu, sahabat-sahabatmu, tetangga-tetanggamu, dan  teman-temanmu. Doakan ummat Islam dan sebagainya. Ketiga, mulailah doa-doamu dengan bersalawat kepada Nabi Muhammad SAW & akhiri  doa-doamu dengan bersawat  kepada Nabi Muhammad SAW. Keempat, doa orangtua kepada anaknya hampir sama dengan doa Nabi Muhammad SAW kepada ummatnya.

Baca Juga

Menyusun Buku Antologi Relawan Bencana Banjir dan Longsor Di Tengah Bencana Hidrometeorologi Aceh

Niat Bertugas di Daerah Bencana itu Terwujud 

Maret 20, 2026
Ketika Sumatera Menangis, Sastra Menjadi Saksi

Ketika Sumatera Menangis, Sastra Menjadi Saksi

Maret 8, 2026
Membaca Bencana Dari Kanvas Digital

Membaca Bencana Dari Kanvas Digital

Maret 1, 2026

Kelima, Yang pertama dalam berdoa yang harus kita minta kepada Allah SWT adalah ampunan atas dosa-dosa kita supaya doa-doa kita Insya Allah diijabah oleh Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal ‘Alamin, Allahumma Sholli  ‘Ala Sayyidina Muhammad, Wa ‘Ala Ali Sayyidina Muhammad. #(Hamasah Hujrah Menuju Hikmah)

ADVERTISEMENT

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

Sejumlah Janji dan Harapan Dari Pemerintahan Prabowo Subianto yang Dinanti Rakyat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com