• Latest
Jadilah Pemilih yang Berintegritas

Pilkada Aceh 2024; Masyarakat Siap Memberikan Suara, Adakah Jaminan Suara Mereka Terjaga?

November 26, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Pilkada Aceh 2024; Masyarakat Siap Memberikan Suara, Adakah Jaminan Suara Mereka Terjaga?

Mahmudi Hanafiahby Mahmudi Hanafiah
November 26, 2024
Reading Time: 3 mins read
Tags: #Pilkada#UNISAI
Jadilah Pemilih yang Berintegritas
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

Oleh : Tgk. Mahmudi Hanafiah, S.H., M.H.
Dosen UNISAI Samalanga Kabupaten Bireuen, Aceh 

Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 yang akan berlangsung besok, tepatnya pada 27 November menjadi momentum penting bagi seluruh rakyat Indonesia untuk menentukan pemimpin daerah mereka. Dalam atmosfer demokrasi ini, integritas Pemilu menjadi perhatian utama, terutama setelah sejumlah kasus yang mencoreng Pemilihan Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) 2024 sebelumnya. Di Aceh, Panitia Pengawas Pemilihan (Panwaslih) terus berupaya menjaga agar proses pemilu berjalan jujur, adil, dan bebas dari intimidasi.

Pelanggaran di Pilpres dan Pileg 2024

Pemilu sebelumnya meninggalkan sejumlah catatan kelam yang harus menjadi pelajaran. Beberapa Tempat Pemungutan Suara (TPS) dilaporkan adanya dugaan melakukan pelanggaran serius. Salah satunya adalah manipulasi hasil pemilu, di mana suara pemilih tidak dihitung secara satu per satu, melainkan langsung dibulatkan untuk mendukung calon tertentu. Praktik semacam ini jelas mencederai prinsip demokrasi, di mana setiap suara rakyat seharusnya memiliki nilai yang sama.

Lebih parah lagi, terdapat TPS yang dijaga oleh tim sukses (timses) dari salah satu kandidat. Kehadiran mereka menciptakan tekanan kepada pemilih, seolah-olah mengarahkan mereka untuk memilih sesuai arahan tim tersebut. Situasi ini sangat tidak diharapkan terjadi lagi pada Pilkada kali ini. Integritas dan kebebasan pemilih harus dijaga agar hasil pemilu benar-benar mencerminkan kehendak rakyat.

Peran Panwaslih dalam Pengawasan Pilkada

Baca Juga

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026

Untuk memastikan hal ini, Panwaslih telah mengambil langkah-langkah strategis dalam pengawasan. Muhammad Ridwan, salah satu staf Panwaslih Kabupaten Aceh Utara, menjelaskan berbagai upaya yang dilakukan. Salah satu fokus pengawasan adalah proses pemungutan dan penghitungan suara di TPS.

Menurut Ridwan, keberadaan pihak-pihak yang tidak berwenang di sekitar TPS adalah pelanggaran serius. Sesuai aturan, yang diperbolehkan berada di dalam ring TPS hanyalah ketua dan anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS), pemilih yang akan menggunakan hak suaranya, saksi dari pasangan calon (paslon), dan panitia pengawas (panwas). “Tim sukses dari calon tertentu, bahkan pemantau pemilu jika ada, tidak diperkenankan berada dalam ring TPS,” tegasnya.

Panwaslih memastikan bahwa pengawasan ini dilakukan secara ketat untuk mencegah adanya tekanan atau intimidasi kepada pemilih. Ridwan juga mengingatkan masyarakat bahwa jika mereka menemukan pelanggaran, mereka dapat melaporkannya kepada panwaslih sesuai dengan tingkatan. Laporan bisa dimulai dari pengawas TPS hingga ke Panwaslih tingkat kabupaten.

Prosedur Penanganan Pelanggaran

Panwaslih Kabupaten Aceh Utara telah menyiapkan mekanisme penanganan laporan pelanggaran. Jika ada laporan yang memenuhi syarat formil dan materiil, perkara akan dilimpahkan ke Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu). Gakkumdu merupakan kolaborasi tiga lembaga, yaitu Bawaslu, Kepolisian, dan Kejaksaan. Dengan keberadaan Gakkumdu, penanganan kasus pelanggaran pemilu diharapkan bisa berjalan cepat dan tegas.

Ridwan menegaskan bahwa Panwaslih memastikan kesesuaian hasil pemilihan. “Kami pastikan bahwa hasil yang diisi pada formulir C plano harus sesuai dengan suara yang dicoblos oleh pemilih di bilik suara,” katanya. Ini penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas dalam proses penghitungan suara.

Harapan Masyarakat pada Pilkada 2024

Masyarakat tentu berharap bahwa pelanggaran yang terjadi pada pemilu sebelumnya tidak lagi terulang pada Pilkada 2024. Mereka menginginkan proses pemilihan yang bersih, jujur, dan bebas dari tekanan. Keterlibatan masyarakat dalam melaporkan pelanggaran juga sangat penting untuk membantu Panwaslih menjalankan tugasnya.

“Demokrasi yang sehat membutuhkan partisipasi aktif dari semua pihak, termasuk masyarakat,” kata Ridwan. Ia mengimbau agar masyarakat tidak ragu untuk melaporkan jika melihat pelanggaran, karena laporan mereka sangat berarti untuk memastikan integritas pemilu.

Pentingnya Edukasi dan Kerja Sama Semua Pihak

Selain pengawasan ketat, edukasi kepada masyarakat juga menjadi kunci untuk mencegah pelanggaran. Pemilih harus memahami hak-haknya, termasuk hak untuk memilih tanpa tekanan dan intimidasi. Di sisi lain, penyelenggara pemilu, saksi, dan panwaslih harus menjalankan tugas dengan profesional dan bertanggung jawab.

ADVERTISEMENT

Kerja sama semua pihak, mulai dari Bawaslu, KIP, aparat penegak hukum, hingga masyarakat, sangat diperlukan untuk menciptakan Pilkada yang bersih. Ridwan menegaskan bahwa tugas Panwaslih tidak akan berarti tanpa dukungan dari masyarakat. “Kami tidak bisa bekerja sendiri. Sesuai dengan slogan Bawaslu Bersama Rakyat Awasi Pemilu, Bersama Bawaslu Tegakkan Keadilan Pemilu”.

Mewujudkan Pemilu yang Bermartabat

Pilkada 2024 adalah ujian bagi demokrasi Indonesia. Dengan belajar dari kesalahan sebelumnya, semua pihak diharapkan dapat mewujudkan pemilu yang bermartabat, di mana setiap suara dihormati dan dihitung dengan jujur.

Panwaslih, dengan segala upayanya, berkomitmen untuk mengawal proses ini agar berjalan lancar. Harapannya, tidak hanya Pilkada di Aceh, tetapi juga di seluruh Indonesia, dapat menjadi contoh bagaimana demokrasi dijalankan dengan adil, transparan, dan penuh integritas.

Semua mata kini tertuju pada Pilkada 2024, apakah akan menjadi perbaikan dari masa lalu atau mengulangi kesalahan yang sama. Jawabannya tergantung pada komitmen dan kesungguhan semua pihak yang terlibat dalam proses demokrasi ini.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 369x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 336x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 277x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 275x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post
Cut Amanda Syifa Zhafira, Putri Hijab Intelegensia Aceh 2024 Tegaskan Pentingnya Pendidikan bagi Perempuan

Cut Amanda Syifa Zhafira, Putri Hijab Intelegensia Aceh 2024 Tegaskan Pentingnya Pendidikan bagi Perempuan

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com