POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Perempuan Dengan Ember Hitam

RedaksiOleh Redaksi
November 12, 2024
Tags: #pengemis
Perempuan Dengan Ember Hitam
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Sigit Haykaliandra

Mahasiswa Jurusan Ilmu Ekonomi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam, Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, Banda Aceh.

Di pinggiran Simpang Jam, Banda Aceh, di area SPBU yang sibuk, tampak seorang perempuan paruh baya duduk sendirian di bawah payung untuk berlindung dari terik matahari. Perempuan ini berusaha menarik perhatian para pengendara yang berhenti di lampu merah dengan cara yang halus dan sederhana. Di sampingnya, terdapat ember hitam untuk menampung uang pemberian, sementara beberapa bungkus kerupuk yang tertata rapi menjadi penanda seolah ia juga sedang berjualan.

Penulis yang sedang mendapat tugas melakukan observasi atau mengamati kehidupan para pengemis yang selama ini banyak ditemukan di kota Banda Aceh, langsung mengamati sang wanita.

Saat penulis dekati perempuan  itu, terlihat ia mengalami kondisi kesehatan yang terbatas yaitu gangguan penglihatan yang membuat sulit melihat dengan jelas. Namun tidak sepenuhnya buta, ia hanya dapat melihat cahaya dan bayangan tanpa bisa menangkap detail atau objek dengan baik.

Setiap harinya, ia berangkat dari rumahnya ke lokasi SPBU simpang jam dengan menggunakan becak yang dibawa oleh seorang suaminya. Namun suaminya bekerja menarik becak dengan pangkal di dekat lokasi hotel – hotel seperti Prada, Keudah,dan hotel Medan.

Ada yang penulis tanyakan lebih lanjut pada ibu tersebut, terkait motivasinya melakukan aktivitas pengemis itu. Berdasarkan wawancara penulis tersebut faktor yang membuat ia mengemis adalah bahwa keputusan untuk mengemis didorong oleh kebutuhan ekonomi yang mendesak dan kondisi fisik yang tidak memungkinkan untuk pekerjaan yang lainnya. Selain itu, ia memiliki tanggung jawab untuk menghidupi keluarganya bersama suaminya.

Sangat terasa bahwa hidup perempuan ini penuh tantangan atau hambatan yang dialaminya. Bagaimana pun ia harus menghidupi anak – anaknya dan bertanggung jawab atas keluarganya dari penghasilan ngemis dan jualan kerupuk.

📚 Artikel Terkait

Nenek Gila

NURDIN F. JOES, Penyair Kemanusiaan Dari Kembang Tanjong

Peroleh TTE Izin Kesehatan DPM-PTSP Kota Banda Aceh Tanpa Harus ke Kantor

Pujangga Lama dan Pujangga Baru Punah, Karena Tidak Mendapat Tempat Dalam Negara Sistem Republik

Apa yang menyedihkan dari kehidupannya sebagai pengemis adalah ketakutan tidak mendapatkan hasil dari ngemis dikarenakan tidak bisa mencukupi kebutuhan mereka. Namun perempuan tersebut berbeda dari pengemis – pengemis lain, dengan berusaha berjualan kerupuk yang ia buatkan untuk menghasilkan tambahan pendapatan.

Berdasarkan yang terjadi pada pengemis – pengemis di Banda Aceh ini, harusnya mereka dibekali kemampuan dan pekerjaan yang setara dengan kondisi masing – masing yang dimana memiliki keterbatasan dan kesehatan yang berbeda – beda. Sekiranya Pemerintah daerah dapat membantu membuka pelatihan untuk melatih keterampilan di setiap yang dimiliki oleh pengemis – pengemis tersebut.

Selain itu, Pemerintah Aceh perlu perhatian khusus terhadap pengemis – pengemis jalanan dan membuka wawasan kepada mereka untuk memperbaiki kehidupan mereka menjadi lebih baik dan setara pada masyarakat Aceh.

Mungkin bisa dimulai dengan adanya program – program untuk pengemis jalanan dengan memodalkan mereka agar membuka usaha yang bisa dilakukan dan tidak butuh belas kasihan dari masyarakat sekitar.

Pengamatan ini menjadi pengalaman bagaimana harusnya di diri kita ada solidaritas dan kepedulian sosial kepada pengemis – pengemis di jalanan. Semoga kedepannya lebih berkurang pengemis – pengemis yang bermunculan di Banda Aceh.  

 

 

 

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Tags: #pengemis
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
Anak-Anak yang Dipaksa Hidup di Jalanan

Anak-Anak yang Dipaksa Hidup di Jalanan

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00