POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Gara-gara ulah Fufufafa, Ibu Pertiwi kembali Hamil Tua

RedaksiOleh Redaksi
September 15, 2024
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh : Dr. KRMT Roy Suryo, Kes

Frasa “hamil tua” dalam judul di atas tentu bukan diarahkan untuk kembali membahas Erina Gudono (EG), istri dari Kaesang Pangarep (KP), anak presiden Joko Widodo (JW) yang tercyduk difasilitasi (baca: patut diduga Gratifikasi) oleh COO SEA Limited Gang Ye, holding dari Shopee, Garena, FreeFire dan sebagainya yang juga sedang Viral dan ditunggu keberanian KPK untuk mengusutnya itu, tetapi lebih kepada kondisi Bangsa Indonesia yang baru saja merayakan Hari jadinya ke-79 Agustus lalu. Harap diingat kasus yang sangat kental ada Trading in Influence di atas terjadi karena GY banyak melakukan bisnis di Indonesia, terutama di kota Solo tempat di mana Gibran Rakabuming Raka (GR) – anak dari JW sekaligus kakak KP, yang disebut-sebut “bukan Pejabat negara” itu- menjabat sebagai Walikota.

Jadi EG, KP sebagai bagian dari keluarga JW tidak usah GR kali ini artinya “Gede Rasa” dulu, karena sekarang tulisan tidak (atau hanya “belum”) membahas kasus Private Jet yang sangat cetho welo welo itu, namun justru mencermati ulah  akun di KasKus bernama “Fufufafa” yang semakin hari makin dibongkar identitas aslinya oleh Netizen +62 dan kesemuanya sangat bisa dipastikan mengarah pada sosok GR, kakak dari KP yang juga merupakan anak dari JW sekaligus “Wakil Presiden terpilih” dalam Pemilu 2024 yang disebut-sebut sebagai Pemilu paling curang dalam sejarah Politik di Indonesia kemarin.

Jadi Judul kalimat “Ibu Pertiwi kembali Hamil Tua” ini sekali lagi mengingatkan kita kepada tulisan saya tertanggal 01 Februari 2024 lalu : “Ibu Pertiwi sedang Hamil Tua” yang menceritakan ketika Alm. H. Rosihan Anwar (10/05/1922 – 14/04/2011), seorang Sejarawan, Sastrawan, Budayawan & Calon Anggota Konstituante (mewakili PSI asli alias Partai Sosialis Indonesia, bukan yang “Partai Salah Input”, menulis buku “Sebelum Prahara Pergolakan Politik Indonesia 1961-1965” yang diterbitkan Penerbit Sinar Harapan th 1980.

Saat itu (sekitar 44 tahun lalu) saja masih banyak masyarakat yang terus terang belum benar-benar bisa memahami apa yang dirasakan oleh Beliau dan Rakyat Indonesia saat itu, karena ketika peristiwa aslinya terjadi menjelang G-30S/PKI th 1965 memang banyak generasi sekarang yang belum lahir, utamanya adalah Millenial apalagi Gen-Z. Jadi ketika hari-hari ini masyarakat Indonesia kembali was-was akan bangkitnya “gerakan sejenis”, bukan G30S-PKI namanya terapi G22S-OWI, tentu masih banyak yang belum ngeh akan “Nogo Dino” alias “tanda-tanda Alam semesta” yang merupakan persatuan dari 2 alam sebagaimana sering saya sebut “Manunggaling Kalih Jagat” dalam tulisan-tulisan sebelumnya.

Artinya kalimat “Ibu Pertiwi sedang Hamil Tua” yang disitir oleh Alm Rosihan Anwar tersebut sebenarnya berlatar belakang kondisi situasi politik saat itu (1965) di mana Anwar Sanusi (dari Partai yang sekarang terlarang, PKl) dalam sambutannya pada penutupan Latihan Sukwan Bantuan Tempur BNI yang awalnya memang mengatakan “Kita sekarang berada dalam situasi di mana Ibu Pertiwi sedang dalam keadaan hamil tua. Sang Paraji, Sang Bidan sudah siap dengan segala alat yang diperlukan untuk menyelamatkan kelahiran Sang Bayi yang lama dinanti-­nanti. Sang Bayi yang akan lahir dari kandungan Ibu Pertiwi itu adalah suatu kekuasaan politik yang sudah ditentukan dalam Manipol yaitu kekuasaan gotong-royong yang berporoskan Nasakom bersoko-guru buruh dan tani.”

📚 Artikel Terkait

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU

ChatGPT dan Revolusi Pembelajaran: Melangkah Bersama Teknologi Menuju Masa Depan Gemilang

Friendship Karina and Dianda

Rahasia Di Balik Pulau Terpencil

Saat ini kondisi sosial-politik Indonesia memang belum bisa 100% disamakan dengan situasi saat itu, bahkan dimiripkan dengan kondisi hari-hari terakhir Orde Baru (Mei 1998), namun embrio-embrionya sudah mulai terasa di masyarakat. Kondisi ini bukan tidak mungkin akan mrmbuat Rakyat selaku The Silent Majority ikut bergerak bilamana memang kontraksi (bak bayi yang akan lahir) ini sudah terasa sampai ke pelosok negeri. Bagaimanapun juga Gerakan Rakyat – laksana “Manunggaling Kawula Gusti”- di Indonesia sudah terbukti ampuh untuk mengehentikan Niat buruk (seperti yang barusan mau dilakukan Baleg DPR-RI sebagai Pelaksana Kekuatan Jahat di belakangkanya) ketika akan membegal Keputusan MK No. 60 dan No. 70 kemarin bahkan bisa saja akan menurunkan Rezim yang dirasa mulai melenceng oleh masyarakat dan hal tersebut tidak akan bisa dibendung bilamana “wis wayah-e” (Jw) yang artinya sudah waktunya menurut Semesta.

Inilah yang terjadi pada kasus Akun di KasKus bernama Fufufafa yang sudah tidak sekedar trending topic di dalam negeri saja, namun sudah menjadi pemberitaan resmi di media media mancanegara dan mostly mereka pun sudah cerdas untuk berkesimpulan sama dengan Netizen +62 yang juga sudah saya pastikan juga, bahwa Akun Fufufafa tersebut sulit dilepaskan lagi bahwa terkait sangat erat dengan akun akun yang sudah dipastikan kepemilikan sebelumnya, yakni Chilli_Pari, Raka Gnarly, @rkgbrn, @kaesangp hingga @jokowi. Terakhir bahkan sudah terungkap juga – meski oleh Anonimus account – Nomor HP yang selama ini dipakai oleh GR terbukti terhubung ke akun Fufufafa di KasKus tersebut dan bahkan sudah dilakukan pengujian oleh banyak Netizen termasuk media untuk membuktukan kesahihannya.

Kondisi tersebut saat ini meski sudah dilakukan upaya Penghilangan Barang Bukti berupa upaya penghapusan sekitar 2100 postingan dari sekitar 5000-an sebelumnya yang mostly isinya Ujaran Kebencian, Caci Maki, Celoteh bocah tidak bermoral alias Kampungan dan cenderung Porno, sampai sampai ada Seorang sekelas Menteri yang seharusnya Tupoksinya bukan soal itu, yakni Menkominfo Budi Arie Setiadi yang sudah “tidak malu pasang badan” dengan statemen-statemen konyolnya alias sangat tidak ilmiah, OmDo yang praktis tidak dipercaya oleh masyarakat. Sampai sampai Netizen +62 menggunakan istilah yang (maaf) agak vulgar yakni “Ada menteri yang ditugasin mencebokin keluarga”, sampai segitunya, Terwelu.

Ini artinya sekarang sudah tidak perlu lagi pembuktian teknis lagi, karena secara sah dan meyakinkan sudah “cetho welo welo” bahwa Akun di KasKus bernama Fufufafa yang sangat Viral karena ujaran kebenciannya – terutama kepada sosok Presiden terpilih Bp Prabowo Subianto beserta Keluarganya, di samping juga kepada pihak lain seperti Pak SBY, mas Anies Baswedan, Artis artis ternama hingga Partai- adalah benar sosok yang selama ini diungkap oleh para “Private Investigator” (bukan Private Jet) dari Netizen +62 yang “Maha Benar karena Cuitannya”. Sangat sulit terbantahkan lagi secara ilmiah, kecuali ada pihak yang “dikorbankan” selaku Kambing Hitam atau sekadar pembelaan secara tidak ilmiah, bahkan Kampungan belaka.

Kesimpulannya, Pelantikan Presiden dan pergantian Rezim tunggal menghitung hari, ibarat Ibu yang sedang mengandung sudah hampir mencapai usia di atas 8 bulan (sekali lagi ini bukan hanya sekadar boleh tidak naik Pesawat), artinya sudah dalam kondisi Hamil Tua. Dalam situasi ini apapun masih bisa terjadi, misalnya kelahiran prematur akibat keguguran sang bayi karena kondisi tertentu yang dialami oleh Sang Ibu yang mana bisa saja membahayakan bukan hanya Bayi namun juga Ibunya. Seandainya Ibu Pertiwi ini adalah yang digambarkan Alm Rosihan Anwar sebagai Tanah Air kita Indonesia, apakah bisa gara-gara ulah tidak terpuji si Fufufafa, kondisinya menjadi seperti deja vu, tahun 1965 atau 1998 silam? Tentu apapun yang terjadi, kita tetap berharap lindungan dari Tuhan Yang Maha Kuasa, Allah SWT, selamatkan Rakyat dan Negara Indonesia utamanya, tidak apa apa jika harus membongkar siapa di balik Fufufafa … AMBYAR.

)* Dr. KRMT Roy Suryo, M.Kes – Pemerhati Telematika, Multimedia, AI & OCB Independen – Sabtu, 15 September 2024

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Guru SDN 13 Susoh Raih Medali Emas dan Perunggu di PON, Ini Kata Ketua IGI Abdya

Guru SDN 13 Susoh Raih Medali Emas dan Perunggu di PON, Ini Kata Ketua IGI Abdya

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00