• Latest
ALUMNI KUFLET RAIH GELAR DOKTOR SENI

ALUMNI KUFLET RAIH GELAR DOKTOR SENI

Juni 26, 2024
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
db120a04-bc3f-416f-8477-98be379296aa

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 29, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

ALUMNI KUFLET RAIH GELAR DOKTOR SENI

Redaksiby Redaksi
Juni 26, 2024
Reading Time: 3 mins read
ALUMNI KUFLET RAIH GELAR DOKTOR SENI
586
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

 

SOLO,- Potretonline.com- Teuku Afifuddin, S.Sn, M.Sn meraih gelar Doktor atas disertasi bertajuk “Perubahan Bentuk Peugah Haba dari Tradisi Lisan ke Pertunjukan”. Ujian terbuka digelar pada ruang Seminar gedung Pascasarjana Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta,Selasa (25/6/ 2024) dari pukul 10:00 WIB sampai dengan 13:00 WIB. Afid merupakan lulusan ke 123 dari Pascasarjana ISI Surakarta.

Penelitian ini mengkaji perubahan bentuk tradisi lisan Peugah Haba di masyarakat Aceh, khususnya Aceh bagian barat selatan, Peugah Haba berubah bentuk dari tradisi lisan menjadi pertunjukan teater modern. Perubahan ini dipelopori oleh tokoh seni Mak Lapee asal Manggeng dan diteruskan oleh muridnya; Teungku Adnan PMTOH dan Agus Nur Amal murid dari Teungku Adnan PMTOH. Disertasi ini menyoroti bagaimana penciptaan teater Indonesia, khususnya di Aceh, terjadi berdasarkan pengaruh lokal tanpa dominasi pengaruh teater Barat.

Pertunjukan Peugah Haba tercipta dari bentuk tradisi lisan menjadi bentuk teater di Indonesia menjadikan Peugah Haba dari pertunjukan lokal mampu menembus global. Proses Perubahan ini tidak hanya menyangkut aspek artistik dari hasil pembaruan yang dalam masyarakat Aceh disebut; Seubaro, tetapi juga membawa implikasi konseptual yang penting dalam memahami dan mengembangkan teater Indonesia berbasis lokalitas.

Dalam ujian tersebut, Dr. Aris Setiawan, S.Sn., M.Sn selaku Promotor mengatakan bahwa “Kita selama ini sangat sulit untuk melacak jejak seni pertunjukan teater di Aceh, Novelty dari penelitian ini menjadi palang pintu untuk membuka lorong kecil dalam menemukan upaya bagaimana kesenian Aceh itu berkembang. Dari titik hanya sekedar mitos (Dangdeuria) yang oleh Mak Lapee menjadi Realitas yang dipanggungkan. Kebaruan hasil penelitian ini menajadi peta jalan bagi penelitian teater berikutnya di Aceh” tegasnya.

Bentuk Pertunjukan Peugah Haba hasil perubahan tradisi lisan Peugah Haba yang dilakukan oleh Mak Lapee kemudian di analis menggunakan perspektif masyarakat Aceh terhadap kesenian dan olah raga. Masyarakat Aceh menyebut “meu’en” untuk kegiatan kesenian dan olah raga seperti meu’en seudati, meu’en rapa’i, meu’en saman, meu’en bhan (sepak bola). Perspektif ini kemudian di rumuskan menjadi sebuah konsep oleh Afid untuk melihat bentuk kesenian di Aceh terutama Peugah Haba. Konsep meu’en dalam disertasi ini memiliki unsur-unsur yaitu; awak meu’en (pemain/penyaji), meuneu’en (mainan/yang dimainkan/konten), peumeu’en (cara/metode memainkan), alat meu’en (peralatan main), panteu (tempat bermain), tereutib meu’en (urutan/alur bermain). Konsep Meu’en tidak hanya cocok untuk menganalisis bentuk Peugah Haba, tapi untuk kesejian lain di Aceh, bahkan untuk daerah lain, namun butuh penyesuai bahasa saja.

Baca Juga

IMG_0542

Jejak Darah di Terbangan: Kematian Letnan Satu Molenaar alias Kapitan Lhoknga dan Perlawanan Rakyat Aceh Selatan

Maret 30, 2026
IMG_0518

Mencari Akar Sejarah Nama Manggeng

Maret 30, 2026
76c605df-1b07-40f1-ab7e-189b529b4818

Filosofi Ketupat

Maret 29, 2026

Afid menjadi doktor teater pertama untuk Prodi Teater ISBI Aceh dan alumni Komunitas Seni Kuflet bergelar Doktor Seni.
Hadir dalam acara tersebut Dr. Marwan, WR II ISBI Aceh mewakili Rektor ISBI Aceh yang berhalangan karena harus membuka acara Peksimida Aceh di ISBI Aceh. Selain itu hadir juga ketua Yayasan Masyarakat Aceh Surakarta; Adi Fa beserta masyarakat Aceh yang ada di surakarta. Momen ini, juga disajikan kuliner Aceh seperti Kuah Beulangong dan timphan asoe kaya sebagai salah satu upaya promosi budaya Aceh.

Ketika ditanya oleh salah satu penguji apa yang akan dilakukan setelah ini dari hasil penelitian perubahan Bentuk Peugah Haba, dengan mantap Afifuddin menjawab “Jika Mak Lapee memindahkan Peugah haba dari ruang intim di masyarakat ke realitas panggung, maka saya ingin kedepan peugah haba menjadi realitas di dalam tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Peugah haba menjadi ilmu untuk menata tatanan berkehidupan masyarakat modern hari ini”

Saat sidang akan diskorsing untuk menghitung nilai, Teuku Afifuddin diminta oleh pimpinan sidang mempertunjukan Peugah Haba yang terbaru sebagai bukti bahwa Promovendus benar-benar menguasai objek penelitiannya. Afid kemudian menyampaikan ucapan terimakasih dalam bentuk peugah haba meunggunakan ca’e (irama) dan tuto (tutur) yang kemudian disambut dengan hal yang sama oleh ketua penguji yang menskorsing sidang dengan bentuk peugah haba tapi dengan irama Jawa. Ini kali pertama ujian terbuka disertasi yang berbeda dari yang pernah ada, karena ada penggalan pertunjukan.

ADVERTISEMENT

Promotor : Dr. Aris Setiawan, S.Sn., M.Sn, Co-Promotor : Prof. Sarwanto, S.Kar., M.Hum.
Penguji Ahli : Dr. Sulaiman, M.Sn merupakan Dosen ISI Padangpanjang dan ketua MAA perwakilan Provinsi Sumatera Barat (*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 366x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 329x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 276x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.

Discussion about this post

Next Post

“Malenggang” Bentuk Kreativitas dalam Ujian Akhir Mahasiswa Desain Mode

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com