POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Antara Pembelajaran dan Isu Viral Medsos

RedaksiOleh Redaksi
September 17, 2023
Antara Pembelajaran dan Isu Viral  Medsos
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Khaidir, SE. MPd

Guru SMPN2 SEUNUDDON dan Pengurus Pusat IGI

Bukan hal yang unik di era perkembangan teknologi komunikasi yang tak lagi berbatas ruang, waktu dan tempat untuk mendapatkan informasi atau isu atau berita viral mengenai berbagai dinamika sosial,ekonomi,politik dan agama. Perkembangan zaman sebagai sebuah keniscayaan yang tak dapat kita pungkiri dan tak tak pula kita menarik diri dari arus disrupsi, menjadikan kehidupan kita menjadi sangat dinamis. Ketika ada satu atau dua yang hilang, ada sepuluh, seratus bahkan seribu berganti dengan yang baru. Itulah disrupsi di era ini.

Konsekwensi dari perubahan dan hilangnya hal, benda dan bahkan profesi yang dahulunya dianggap canggih dan penting berubah mengikuti perkembangan yang ada di saat ini dan juga di masa mendatang. Profesi  guru sebagai profesi yang vital, juga menghadapi berbagai tantangan tersendiri dalam menghadapi peserta didik yang juga telah banyak berubah.

Kini, di kala kita diajak oleh peserta didik untuk diskusi ,dengan mereka, banyak tantangan baru yang harus dihadapi oleh para guru. Ketika kemudahan akses informasi yang banyak beredar, membanjiri dunia maya, banyak peserta didik yang bergerak cepat merebut informasi tersebut, lalu dikaitkan dengan apa yang diajarkan oleh guru di ruang kelas. Banyak peserta didik yang kritis menggunakan pertanyaan kritis yang sering digunakan oleh guru sebagai pertanyaan pematik.

Banyaknya isu yang sedang hangat dan viral sekarang di Medsos tak sedikit dari peserta didik bertanya dengan mengaitkan materi yang sedang kita bahas. Sebagai contoh, penulis yang saat ini menjalankan peran sebagai guru Pkn, sering dihantam dengan pertanyaan-pertanyaan yang menurut mereka yang berlaku di negeri ini jauh dari apa yang sedang kita bahas di materi pelajaran. Salah satunya di saat pembahasan “Perumusan dan Penetapaan Pancasila Sebagai Dasar Negara”. Dalam materi bab ini dibahas tentang sejarah para pendiri negera dalam mengusulkan dasar negara dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara. Satu persatu isi dari Pancasila kita bahas dengan cara diskusi belajar kelompok, mulai piagam Jakarta sampai pada isi pembukaan UUD NRI 1945 yang mereka baca pada setiap upacara Senin pagi dan umumnya perserta didik tahu dan mereka paham.

📚 Artikel Terkait

SEANDAINYA AKU TAK MENJADI GURU

The Incompetence of the Minister of Agriculture: Denying UUPA, Ignoring Aceh’s Struggles

Kanal Khiev, Finalis Kamboja’s Got Talent Mempertunjukkan Tarian Spektakulernya di IMLF II

Menang di 1 Syawal, Kalah di 2 Syawal

Lalu? Ya artinya mereka bukan lagi seperti kita dulu menjadi siswa yang kala itu hanya mendapat materi dari guru dan dari buku di perpustakaan, tapi mereka hari lebih dari itu dengan bermodalkan jari jemari dan android, akses mereka menjelajah informasi tentu tidak lagi berbatasa atau kadang di luar nalar kita, bahkan isu-isu terkini yang viral yang kadang kita sebagai guru gaptek dibuat bingung di saat negeri dikaitkan dengan isu-isu viral.

Sebagai sebuah fakta, penulis dalam minggu ini sering dihantam dengan pertanyaan-pertanyaan mengenai  Rempang. Para peserta didik itu menanyakan mengapa Negera bisa melakukan penggusuran hanya untuk kepentingan investor? Padahal nilai keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indônèsia bagian dari dasar negara? Mereka juga menanyakan dimana yang disebut sebagai tanah airku?

Bukan hanya itu, mereka. Juga melemparkan pertanyaan yang cukup berat untuk dijawab. Mereka pun bertanya tentang apa yang disebut sebagai negeri yang demokrasi di kala dalam mengemukakan pendapat tak sedikit dari mereka yang terbentur dengan hukum? Apakah mengkritisi para elit dan wakil kita yang kita pilih setiap lima tahun sekali hanya sebagai legaslitas mereka duduk di singga sana?

Nah, bila para pembaca berada pada posisi guru saat ini, apa jawaban yang tepat untuk diberikan kepada mereka ? Bisakah pertanyaan-pertanyaan itu diabaikan saja atau harus ada jawaban walau harus berkelit, kala melihat fakta di tengah masyarakat kita atau dalam realitas sosial saat ini? Ahh, tak usahlah anda berada pada posisi itu, namun menjadi pertanyaan penting bagi kita yang mendapat amanah sebagai guru, pendidik yang membantu mengantarkan generasi bangsa ini ke gerbang dan masuk ke dunia yang lebih baik di masa depan.

Oleh sebab itu, kondisi perkembangan teknologi digital yang semakin pesat, serta pesatnya perkembangan sumber pembelajaran bagi peserta didik, menuntut guru mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Guru harus mampu berlari lebih cepat lagi, berpacu meningkatkan kualitas diri. Bukan hanya menguasai kemampuan pedagogis, tetapi juga kemampuan methodologis yang mampu memberikan solusi bagi proses pembelajaran di ruang kelas. Jangan sampai guru kehilangan akal sehat dalam menghadapi kontradiktif hal-hal yang aktual dengan persoalan normatif dalam pembelajaran.

Maka para guru harus menyadari bahwa perkembangan teknologi informasi menjadi tantangan tersendiri bagi guru di era ini tatkala arus disrupsi menghantam, guru harus terus mengupdate dan juga meng-upgrade diri agar kita tak tergilas dengan masa dan tak juga kita dikatakan oleh perserta didik sebagai guru yang gagal paham.

Wallahualam Bissawab.,

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Kota Kata

Kota Kata

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00