• Latest
Kereta Angin - 37FE2E37 24B8 4B1C 8CE5 6D6924D61452 | Artikel | Potret Online

Kereta Angin

Februari 7, 2023
Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
8a775060-2ffc-40bc-a7c8-7d5eeda6427a

Mengenal Ayu Zhafira, Finalis Miss Norway Berdarah Sumatera Barat

Maret 30, 2026
IMG_0551

Jalan yang Kita Pilih

Maret 30, 2026
Kereta Angin - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Artikel | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 30, 2026
OSIS

Peran OSIS  Dalam Membangun Budaya Sekolah 

Maret 30, 2026
0531533e-b691-47af-a72c-150e25a07ee5

Di Dalam Gelap, Ada Ibu

Maret 30, 2026
20362b6b-fe28-40ff-a0c0-c08280e7bbff

Indonesia, Mundurlah dari Dewan Perdamaian Trump: 175 Siswi Tewas

Maret 30, 2026
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
SAVED POSTS
AI News
  • Home
  • Artikel
  • POTRET Budaya
  • Literasi
  • Edukasi
  • Pendidikan
  • Puisi
  • Esai
  • Opini
  • Penulis
  • Kirim Naskah
No Result
View All Result
POTRET
No Result
View All Result

Kereta Angin

Ini tulisan untuk Lomba Menulis Majalah POTRET, kategori Siswa. Berikan penilaian dan kritikan anda dan tag di IG ccde-Aceh. Terima kasih

Redaksiby Redaksi
Februari 7, 2023
A A
Reading Time: 3 mins read
Kereta Angin - 37FE2E37 24B8 4B1C 8CE5 6D6924D61452 | Artikel | Potret Online
588
SHARES
3.3k
VIEWS
Summarize with ChatGPTShare to Facebook

Karya : Tjoet Dhia Salsabila Tandi

“Ini yang dinamai kereta-angin, tuan-tuan, Velocipede. Bikinan Jerman sejati. Kencang, cepat seperti angin. Sang angin juga yang punya urusan maka penumpangnya tidak jatuh. Duduak aman di sadel, kaki sedikit berayun. Dan…. Penumpang dan dan kereta melesit seperti anak panah!” tulis Pramoedya Ananta Toer dalam novel Anak Semua Bangsa, Bab 14 halaman 433.

Awalnya sepeda dikenal sebagai kereta angin karena sepeda adalah alat transportasi sederhana tanpa mesin. Sepeda berasal dari velocipede, sebuah rancang bangun kendaraan roda dua hasil penemuan seorang pengawas hutan Baden Bernama Baron Karls Drais Von Sauerbronn, yang membutuhkan sarana transportasi bermobilitas tinggi.

Seiring berkembangnya jaman, sepeda buatan Karls mengalami banyak perubahan dan penyempurnaan oleh beberapa orang hingga melahirkan banyak sepeda seperti sekarang.

Sepeda pertama kali masuk ke Indonesia melalui Batavia pada tahun 1910-an. Kala itu, sepeda hanya bisa dimiliki orang Belanda, para saudagar China dan beberapa keluarga kerajaan. Rover merupakan merek sepeda yang paling laku dan menjadi kebanggaan bagi pemiliknya, harganya 500 gulden atau setara Rp. 4.050.690 (Kurs 5 Juli 2020).

Pada masa Orde Lama, sempat ada pelarangan masuknya semua produk yang berasal dari negara Barat, seperti Eropa Barat dan Belanda. Pada masa itu, sepeda biasanya diimpor dari China. Salah satu merek sepeda yang legenda jatuh kepada Phoenix dan Butterfly. Sepeda buatan Tiongkok atau China ini memiliki kerangka yang lebih ringan dan ukuran lebih kecil daripada sepeda buatan Barat, dan lebih pas dipakai orang Asia.

Pada jaman penjajahan Belanda sekitar abad ke 19, ternyata pernah ada balap sepeda di Indonesia!

Kota Bandung dan Semarang menjadi trend center kegiatan ini karena memiliki banyak peminat lomba balap sepeda. Bahkan ada beberapa perusahaan kenamaan seperti Hima, Mansonia dan juga Triump yang membiayai para pembalap sepeda.

Baca Juga

Ilustrasi ketidakadilan hukum terhadap rakyat kecil

Hukum yang “Sakit” Hati : Rakyat Kecil Hanya Bisa Mengeluh

Maret 31, 2026
0bbaafe3-989c-40ac-89fc-d0335c56d343

Dubai Kota Impian Pelan-pelan Menuju Kota Hantu

Maret 31, 2026
Kereta Angin - 0e417695 171f 4238 b08b 77387e695a57 | Artikel | Potret Online

Iran: Ketahanan, Kepemimpinan Teknologi, dan Transformasi di Tengah Blokade Internasional

Maret 31, 2026

Tempat awal diadakannya balap sepeda adalah kota Semarang yang sempat didirikan velodrome atau tempat penyelenggaraan cabang balap sepeda yang dibuat oleh arsitek Bernama Ooiman dan Leeuwen. Walau pada masa penjajahan Jepang kegiatan bersepeda sempat dihentikan, namun setelah Indonesia merdeka kegiatan ini kembali digalakkan.

Salah satu club sepeda yang menjadi inspirasi adalah club sepeda Bandung Super Jet pada tahun 1948, yang tak lama mengubah namanya menjadi Sangkuriang. Bandung pernah mencatat sejarah sebagai kota Sepeda karena banyaknya pekerja dan pelajar yang menggunakan sepeda. Bandung juga menjadi pelopor balap sepeda internasional pertama di Asia pada Tour de Java yang diadakan tahun 1958. Rute dalam lomba ini dimulai dari Bandung dan dilanjutkan ke Surabaya hingga akhirnya finnish Kembali di Kota Bandung. Jarak yang ditempuh dalam perlombaan ini mencapai 2000 km.

 

Dulu bersepeda merupakan sebuah kemewahan, karena tidak semua orang mampu membeli sepeda. Namun sekarang, sepeda mulai terlupakan karena orang-orang lebih memilih mengendarai sepeda motor, mobil atau memesan Ojek. Salah satu alasannya karena sepeda memakan waktu yang lama dibandingkan sepmor atau  mobil, dan alasan mending nabung beli sepmor dari pada beli sepeda. Banyak orang juga beranggapan mmenggunakan sepeda melelahkan karena harus mengayuh dalam waktu yang tidak sebentar sampai tiba ditempat tujuan.

Kini sepeda hanya digunakan dalam beberapa event tertentu saja seperti, gowes dan lomba balap sepeda. Sedihnya, tak sedikit anak muda beranggapan sepeda hanya untuk orang kurang mampu dan bisa menurunkan derajatnya sebagai ‘anak gaul’.  Prihatin dengan hal ini, beberapa orang setuju untuk membuat komunitas pecinta sepeda dan kembali menggalakkan kegiatan bersepeda.

Salah satu komunitas pecinta sepeda di Indonesia antara lain adalah Women  Cycling Community (WCC), Bike to Work, Strattos Cycling Club, Collous Riders dan masih banyak lagi.

Bersepeda memiliki banyak manfaat salah satunya menguatkan kaki, meningkatkan kekuatan otot, menjaga Kesehatan jantung, menurunkan risiko depresi, menurunkan berat badan dan meningkatkan sistem imun tubuh. Dan kalua terlalu sering bersepeda, bakal ada dampak sampingnya seperti salah posisi saat bersepeda dapat menyebabkan cedera pada otot, tulang dan sendi kita.

 

ADVERTISEMENT
Tentang Penulis:
Tjoet Dhia Salsabila Tandi adalah pelajar kelas 9 di SMP IT Teuku Umar
Alamat Sekolah : Jln. Sisingamangaraja, Gampa, Kec. Johan Pahlawan, Kabupaten Aceh Barat
Alamat : Desa Langung, Kec. Meurebo, Kabupaten Aceh Barat

 

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 339x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 304x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang  Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 292x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 192x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Discussion about this post

Next Post
Kereta Angin - 098905AB 73DA 47FB BD09 C8848CEBB326 | Artikel | Potret Online

Bersepeda adalah solusi hidup sehat

POTRET Online

© 2026 potretonline.com

  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Al-Qur’an
  • Kirim Naskah
  • Penulis

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Pendidikan
  • Logout
  • Opini
  • Essay
  • Politik
  • PODCAST
  • Penulis
  • Kirim Naskah

© 2026 potretonline.com