POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Kompleksitas Dunia Modern dan Solusi Islam

Bagian Pertama

RedaksiOleh Redaksi
January 9, 2023
Kompleksitas Dunia Modern dan Solusi Islam
🔊

Dengarkan Artikel

Imam Shamsi Ali*

Tak disangkal jika kita hidup dalam dunia yang semakin kompleks. Berbagai problematika kehidupan lebih diperkuat dan diperlebar oleh kemajuan dunia dalam segala aspeknya. Kemajuan material (transaksi finansial semakin dahsyat), kemajuan ilmu dan teknologi yang meroket, berdampak kepada sofistikasi komunikasi dan informasi, semakin menjadikan dunia kita lebih kompleks.

Dunia kita menghadapi ragam masalah. Dari isu ekonomi, politik global, keamanan (perang), sosial (moralitas yang tercabik), hingga ke lingkungan hidup (climate change) dan kerusakan alam (natural disasters) terjadi di mana-mana. Dan semua itu gelombangnya (magnitude) semakin diperkuat oleh capaian manusia dalam kehidupan dunianya.

Empat permasalahan besar manusia modern

Selain ragam permasalahan yang disebutkan di atas sesungguhnya ada empat isu utama dan mendasar yang dihadapi oleh dunai modern kita saat ini.

Satu, uncertainty in life (ketidak menentuan hidup manusia).  Dua, human dichotomy (pembagian manusia ke dalam ragam kelas yang diskriminatif). Tiga, materialist mindset (pandangan hidup material yang tiada ujung). Empat, Chaotic Public life system (sistem kehidupan publik yang kacau balau).

Keempat isu ini yang menjadi permasalahan-permasalahan kompleks dalam kehidupan modern manusia, yang berdampak pada segala lini kehidupannya.

Islam sebagai diin (way of life) tentu hadir dalam menghadapi (to face) permasalahan-permasalahan itu. Islam oleh Umat ini diyakini sebagai “hallun” atau solusi dari permasalahan-permasalahan yang dihadapi oleh manusia.

Kali ini yang akan saya garis bawah elaborasi singkat adalah permasalahan ketiga. Yaitu permasalahan mindset manusia yang terkungkung oleh aspek material kehidupan. Wawasan kehidupan seperti ini yang disebut dengan “materialisme” atau paham “maadiyah”. Sebuah pandangan hidup yang bertumpu secara maksimal kepada kehidupan material.

📚 Artikel Terkait

Lindungi Anak Demi Masa Depan Bangsa

Pesona Tugu Aneuk Mulieng, Lambang Kekuatan Perekonomian Pidie

Bagus Haryanto: Kurir Difabel J&T Express Mojokerto yang Tak Pernah Menyerah Mengantar Harapan

Ekonomi Keuangan Syariah Terus Meningkat Dalam 5 Tahun Terakhir

Paham hidup (isme) ini yang kemudian menjadi jalan hidup atau way of life bagi sebagian besar manusia modern. Yang sesungguhnya dalam Islam inilah makna dar “diin” itu. Karenanya materialisme sesungguhnya adalah “diin” bagi mereka yang mengikutinya.

Hal ini mengingatkan kita dengan ayat: “Dialah Allah yang mengutus RasulNya dengan petunjuk dan agama kebenaran (diin al-haqq) untuk memperlihatkannya (mengunggulkan) di atas adyaan semuanya (agama-agama lain). Walaupun orang-orang Kafir itu tidak senang” (As-Shoff).

Gaya hidup materialis menjadi wajah terdepan dunia modern kita saat ini. Kecenderungan materialis ini melahirkan berbagai konsep kehidupan dalam segala lininya yang juga mendukung soliditas paham dan gaya hidup ini (materialism). Di bidang perekonomian misalnya melahirkan konsep kapitalisme yang berorientasi kepada memperkaya diri tanpa batas dan etika.

Bahkan di bidang perpolitikan sekalipun, demokrasi sejatinya terlahir dari konsep kebebasan umum (publik) dalam mengekspresikan diri. Hanya saja kita tahu bahwa kemampuan ekspresi itu hanya akan terjadi ketika posisi berada pada posisi yang kuat. Karenanya realita demokrasi pada galibnya terkontrol oleh kekuatan oligarki.

Pada setiap negara ada okigarkinya. Di Amerika ada dan di Indonesia juga ada. Hanya beda wajah dan kelompok. Tujuan sama. Yaitu mengunkung kepentingan negara di bawah ketiak mereka. Kerap dengan memakai sistem yang ada, termasuk demokrasi.

Paham dan sistem hidup material ini membawa dunia modern kepada situasi yang tidak menentu (uncertain). Bahkan tidak jarang ketidak menentuan itu dibentuk (designed) agar manusia yang sejatinya menjadi subyek (pelaku) kehidupan terbalik menjadi obyek (korban) demi keberlangsungan paham dan gaya hidup materialis itu.

Akibatnya manusia dalam hidupnya menjadi obyek dunianya. Sebuah realita yang menentang fitrah manusia sebagai “master” yang telah diberikan amanah oleh Pencipta untuk memiliki dan mengatur dunia ini. Posisi manusia sebagai khalifah (inni jaa’ilun fil-Ardhi khalifah) sejatinya merefleksikan realita amanah kepemilikan dan menejemen dunia dari Allah kepadanya.

Realita kehidupan manusia seperti di atas kemudian melahirkan kehidupan yang terasa “disoriented” (kehilangan arah) dan “meaningless” (kurang bermakna). Hal inilah yang kemudian menjadikan hidup manusia melahirkan “uncertainty” (ketidak menentuan), “confusion” (kebingungan), bahkan ragam “chaos” (hidup yang kacau balau).

Pertanyaannya yang kemudian Umat ini harus tanyakan adalah dengan modal agama yang Haq (diinul haqq) bagaimana menghadirkannya agar menjadi solusi bagi Kompleksitas kehidupan modern manusia? (Bersambung….).

NYC Subway, 30 Desember 2022

*(catatan dari khutbah hari ini…).

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 85x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 72x dibaca (7 hari)
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 67x dibaca (7 hari)
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
Muridnya Kenyang, Air Mata Gurunya Berlinang
26 Jan 2026 • 64x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Kriminal

Dunia Penuh Tipu: Menyikapi Realitas Penipuan Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 16, 2026
Esai

Melukis Kata itu Seperti Apa?

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Literasi

Melukis Kata, Mengangkat Fakta

Oleh Tabrani YunisFebruary 15, 2026
Artikel

Mengungkap Fakta, Melukis Kata Lewat Story Telling

Oleh Tabrani YunisFebruary 14, 2026
Puisi

Gamang

Oleh Tabrani YunisFebruary 12, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    168 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    161 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
57
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
199
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
93
Postingan Selanjutnya
PERTOLONGAN

PERTOLONGAN

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00