POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Menjemput Impian di SNBT 2023, Siapkah Siswa?

RedaksiOleh Redaksi
November 4, 2022
Menjemput Impian di SNBT 2023, Siapkah Siswa?
🔊

Dengarkan Artikel

 

Oleh : Feri Irawan SSi MPd
Kepala SMKN 1 Jeunieb, Ketua Daerah IGI Bireuen

Salah satu transformasi dalam seleksi masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN) diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 48 Tahun 2022.

Perubahan tersebut dilakukan pada seluruh jalur seleksi masuk PTN, yaitu seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), seleksi bersama masuk perguruan tinggi negeri (SBMPTN), dan Ujian Mandiri.

Nah, di tahun 2023 Kemendikbudristek mengubah SNMPTN ke Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) yang mengacu pada rata-rata nilai rapor dan minat dan bakat siswa.

Nantinya akan menggunakan perhitungan minimal 50 persen nilai rapor seluruh mata pelajaran dan maksimal 50 persen komponen penggali minat bakat, sehingga siswa lebih terdorong untuk berprestasi di seluruh mata pelajaran. Siswa tidak lagi dihadapkan hanya pada beberapa mata pelajaran tertentu saja.

Selanjutnya SBMPTN berubah ke Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT) yang cakupan ujian UTBK-nya hanya fokus pada Tes Potensi Skolastik (TPS) saja. Tidak ada lagi Tes Kompetensi Akademik (TKA) atau ujian berbasis mata pelajaran di UTBK.

Pemerintah ingin membuat tes seleksi ujian masuk PTN lebih adil dan tidak memberatkan siswa dengan rumus-rumus dan hafalan.

Sementara untuk Ujian Mandiri, Kemendikbudristek meminta untuk PTN lebih transparan dalam kuota penerimaan, metode ujian, dan besaran biaya masuk.

Menurut Ketua Tim Persiapan Seleksi Masuk PTN 2023 Budi P. Widyobroto, dalam silaturahmi merdeka belajar, Kamis (15/9/2022).

📚 Artikel Terkait

Akhir Perjuangan

Kucing Timah

Membangun Bangsa dan Negara Indonesia Dengan Etika, Moral dan Akhlak Mulia

Mau Buat Apa?

Ia mengatakan, perubahan ini salah satunya dimaksudkan agar siswa SMA, SMK, dan MA mempunyai kesempatan yang sama, baik sekolah yang berasal dari perkotaan atau kabupaten, baik siswa yang berkecukupan secara ekonomi maupun kurang mampu.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan Kemendikbudristek, Asriyanti menjelaskan, bahwa tes skolastik tidak berisi penilaian konten mata pelajaran IPA atau IPS, tetapi penalaran umum dan penalaran di beberapa area, seperti matematika hingga bahasa.

Pelaksanaan SNBT 2023 akan berfokus pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah (tes skolastik), yang terdiri dari potensi kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa Indonesia, dan literasi Bahasa Inggris.

Masih menurut Asriyanti, seleksi dengan tes skolastik diharapkan dapat menyiapkan siswa untuk masa depan yang tidak pasti, termasuk prospek kerja setelah lulus kuliah.

Pekerjaan yang sekarang ada barangkali tidak ada, masalah nanti berbeda lagi. Jadi kita menyiapkan generasi penerus untuk keadaan yang tidak pasti. Jadi karena itu penalaran sangat penting.

Untuk itu, persiapan seleksi masuk PTN 2023 perlu dilakukan lebih baik oleh para guru dan siswa.

Lalu apa persiapan guru dan siswa menyongsong SNBT 2023?

Pertama, mempersiapkan siswa untuk belajar secara menyeluruh. Dengan demikian, siswa diharapkan bisa memberikan perhatian dan fokus terhadap seluruh mata pelajaran.

Kedua, mempersiapkan siswa untuk berlatih menalar memecahkan masalah. Sebaiknya guru lebih memfokuskan siswa pada kemampuan penalaran dan pemecahan masalah (tes skolastik) yang terdiri dari potensi kognitif, penalaran matematika, literasi Bahasa Indonesia, dan literasi Bahasa Inggris.

Ketiga, memberikan materi pelajaran yang sesuai soal tes. Sebaiknya guru melakukan pembiasaan membahas soal-soal TPS yang berguna untuk latihan siswa. Oleh karena itu, guru berperan penting dalam memberikan materi pelajaran dan soal-soal yang relevan untuk seleksi masuk PTN jalur SNBT nantinya.

Keempat, memberdayakan platform edukasi yang bisa membantu guru dalam mempersiapkan materi-materi yang dibutuhkan untuk mengakomodir kebutuhan siswa. Biasanya materi dan soal dalam platform edukasi lebih terukur dan terarah.

Kelima, membuat simulasi atau try out sekolah untuk menguji kemampuan siswa, sehingga nantinya ketika UTBK tiba siswa lebih siap.

Demikianlah transformation tersebut dan tulisan ini dapat dijadikan  sebagai refernsi sekolah  dan guru dalam menyonsong SNBT 2023. Semoga ke depan lebih banyak lagi siswa Aceh yang lulus ke PTN 2023. Amiin. (*)

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
Sejoli Puisi Zulkifli Abdy

BUKAN PUISI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00