POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Sejarah (Dunia)

RedaksiOleh Redaksi
February 13, 2022
Sejarah (Dunia)
🔊

Dengarkan Artikel

Oleh Ahmad Rizali

Saya termasuk penyuka sejarah, apalagi umumnya novel besar adalah dengan seting sejarah, sehingga semakin membuat saya menyukainya. Sejarah mampu membuat nalar kita melihat sebuah skenario dan gambar besar. Sejarah pula yang mampu membuat nalar kita percaya bahwa dunia itu tidak hitam putih.

Sejarah pula yang mampu membuat saya percaya bahwa hanya seorang pemimpin pemberanilah yang akan dicatat oleh sejarah. Pemberani di sini bukan hanya dalam perkara putih, namun juga hitam. Bukankah sejarah juga mengajari kita hitam putih itu absurd, adanya hanya abu abu.

📚 Artikel Terkait

Sayatan

Sambut HUT RI ke 77, Kecamatan Banda Raya Gelar Karnaval Siswa-Siswi PAUD

Keberadaan Penulis di Era Kecerdasan Artifisial

Bali Istimewa (yang) bukan Daerah Istimewa

Pola sejarah menyatakan bahwa sebuah bangsa atau negara akan sejahtera terlihat sama, entah apakah Chin Shih Huang pernah mengetahui sepak terjang pemimpin dunia sebelumnya, apakah Ashoka belajar dari Shih Huang, apakah Zulkarnain Agung belajar dari Ashoka, atau Julius Caesar belajar dari Zulkarnain bahkan Gajah Mada membaca kisah Ashoka ? Saya tidak tahu, namun kedamaian dimulai dari penaklukan.

Sejarah Dunia sebelum Yesus lahir memang brutal. Jutaan manusia mati karena perang dan berlanjut terus hingga perang dunia ke-2 usai, belum lama Tahun 1945. Sejarah Dunia memberi kita kaca besar tentang perilaku manusia dan akhirnya, kita membenarkan protes malaikat kepada Tuhan ketika Adam diciptakan bahwa manusia akan saling membunuh.

Sejarah dunia yang adalah sejarah penaklukan itu mengingatkan saya pada epos Bharatayudha yang memotret perang saudara dalam skala kecil, dan seperti itulah yang terjadi. Kepahlawanan, keberanian, pengkhianatan, kesetiaan, kebejatan, kesadisan semua sifat manusia terpapar jelas.

Saya bersyukur hidup di era damai, meski di sana sini masih ada yang lapar dan tertindas, namun nasib manusia lapar dan tertindas masih lebih baik daripada budak, tawanan perang, kebrutalan pemenang perang kepada penduduk biasa yang kalah perang.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya
RANGKING KELAS ITU PRESTISE BUKAN PRESTASI

RANGKING KELAS ITU PRESTISE BUKAN PRESTASI

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00