Banda Aceh – Potretonline.com,14/04/21. Dalam upaya memberikan pelayanan yang prima kepada warga Kota Banda Aceh di bulan suci Ramadhan 1442 Hijriah, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Banda Aceh masih tetap memberikan segala jenis pelayanan administrasi kependudukan kepada warga Kota Banda Aceh.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Banda Aceh, Dra. Emila Sovayana mengatakan pihaknya akan memberi pelayanan yang prima selama bulan suci Ramadhan meskipun jam pelayanan nya disingkat.
“Kami akan tetap memberi pelayanan bagi warga kota Banda Aceh dalam pengurusan Admindukcapil, meskipun jam pelayanan dikurangi tetapi kami masih tetap buka pada hari Senin sampai Jumat di Kantor Disdukcapil dan Mall Pelayanan Publik Pasar Aceh serta tetap memberikan pelayanan jemput bola ke gampong-gampong,” Kata Emila di Kantornya, Selasa (13/04/2021).
Emila menjelaskan setiap hari Senin sampai Kamis pelayanan dibuka pada jam 08.45 s/d 12.15 WIB dan 13.30 s/d 14.45 WIB.
“Untuk jadwal hari Jumat mulai dari jam 08.45 s/d 11.30 dan jadwal siangnya 14.00 s/d 15.30, semua jenis pelayanan kita berikan mulai dari KTP, KIA, Akta Kelahiran dan lain-lain,” jelas Emila.
Kata Emila, warga kota Banda Aceh juga bisa memanfaatkan pelayanan secara online seperti akta kelahiran dan akta Kematian, pelayanan melalui Whatsapp serta aplikasi Sekejap.
Emila berharap masyarakat bisa memanfaatkan layanan ini sebaik mungkin selama bulan Ramadhan dan tentunya masih tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.(Rid/Hz)
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 360x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 318x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 263x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 200x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post