POTRET Online
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

Takut Gagal Itu, Takut Berhasil

RedaksiOleh Redaksi
November 6, 2018
🔊

Dengarkan Artikel

                               
Ilustrasi : Ikhtisar.com

Oleh  Armad Maulidan
Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI UIN Ar-Raniry, Banda Aceh
            Mungkin terkesan agak berani jika penulis membuat persamaan antara takut gagal sama dengan takut berhasil. Dengan pengalaman penulis yang belum banyak, tetapi realita saat ini memang seperti itu. Sebagian orang seakan-akan anti terhadap masalah dan kegagalan  yang terjadi dalam hidupnya. Sehingga ia cenderung ingin bermain aman dalam setiap tindakan yang ingin ia lakukan. Biasanya, orang yang takut mengalami kegagalan dalam hidupnya merupakan orang yang kurang percaya diri, takut berproses dan takut mengambil risiko  dalam tindakan yang ingin ia lakukan. Karena perasaan takut gagal terus menghantui pikirannya.
            Biasanya, orang yang punya perasaan takut gagal yang berlebihan menganggap rasa takut gagal bagaikan pagar pembatas terhadap tindakan yang ingin ia lakukan. Sehingga ia hanya diam di tempat, tidak suka mengambil tantangan dan tidak siap mengahadapi masalah yang datang dalam hidupnya. Karena belum mencoba dan memulai ia sudah takut duluan, sehingga berefek negatif terhadap dirinya. Hal  ini membuat ia tak akan pernah maju karena tidak berani mengambil sebuah tindakan dan terlalu banyak alasan. Alasannya mungkin tidak jauh-jauh dari kata  pasti tidak bisa,pasti kalah, pasti salah dan banyak alasan lainnya.
            Padahal, jika kita mampu menjaga dan mengelola rasa takut gagal yang ada dalam kita, justru rasa takut tersebut bisa berefek positif terhadap diri kita. Mengapa bisa berefek positif ? Sudah mulai ngawur penulisnya. ups, tunggu dulu. Rasa takut gagal bisa berefek positif  terhadap diri kita, karena dengan adanya rasa takut tidak berhasil, takut salah, takut kalah, takut produk tidak laku, takut tidak mampu bersaing dan segudang rasa takut lainnya,  jika kita mampu menjaga dan mengelola dengan baik membuat kita lebih hati-hati, lebih teliti dan menghindari kesalahan sekecil apapun dalam melakukan sebuah pekerjaan, serta ingin selalu terlihat sempurna di mata orang. Baiklah penulis contohkan dalam dunia bisnis, jika seorang pebisnis bisa menjaga dan mengelola perasaan takut tadi dengan baik, tentu dalam menciptakan produk yang ingin dijual ia tidak akan menciptakan produk yang asal-asalan. Karena ada rasa takut produk tersebut tidak diminati dan takut tidak laku di pasaran. Hal ini merupakan salah satu contoh efek postif jika kita mampu menjaga perasaan takut yang ada dalam diri kita.
            Tetapi kita mesti ingat, kebanyakan orang sukses itu tidak langsung sukses dengan sekali mencoba. Banyak kegagalan dan rintangan yang ia lalui sebelum mencapai titik kesuksean yang ia raih saat  ini. Kita bisa belajar dari pengalaman  Chairul Tanjung yang memiliki julukan si anak singkong. Beliau merupakan seorang pengusaha sukses dan salah satu orang terkaya di Indonesia pada saat ini. Menurut yang penulis baca di om google, ternyata sebelum menjadi pengusaha sukses seperti saat ini beliau juga mengalami banyak kegagalan dalam bisnisnya, namun ia jadikan kegagalan tersebut sebagai pembelajaran dan guru terbaik dalam hidupnya dan ia belajar dari kesalahan, sehingga ide-ide dan inovasi baru banyak bermunculan. Kegagalan tidak membuat beliau takut dan menyerah justru menjadi tantangan tersendiri bagi beliau untuk menaklukkan dan menghabiskan seluruh jatah kegagalannya, sehingga bisa sukses seperti yang kita lihat saat ini. Penulis mengutip salah satu perkataan beliau yang memotivasi banyak orang yaitu “ hanya butuh satu kesuksesan untuk menutupi seribu kegagalan”. Dari petuah tersebut dapat penulis fahami bahwa untuk mencapai kesuksesan kita mungkin mengalami banyak kegagalan, rintangan dan masalah lainnya yang mesti kita lalui, namun jangan sampai kegagalan tersebut membuat kita patah arang dan takut mencoba lagi. Sehingga menghambat keberhasilan yang sudah di depan mata datang menghampiri kita. Tapi jadikan kegagalan sebagai pelecut semangat untuk mendapatkan ide-ide baru dan untuk mencapai keberhasilan yang selalu diimpikan. Dan hal yang perlu diingat kalau kamu takut gagal dan takut mencoba lagi berarti kamu takut berhasil.
            

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 68x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Celana Dalam

Memimpin Bangsa dan Pendidikan Yang Tertinggal

DAMPAK PERALIHAN SILATURRAHMI REMAJA DI ERA DIGITAL

Menteri ATR/BPN Akhirnya Mencabut Juga SHGB Pagar Laut

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
NETWORK POTRET
ANAK CERDAS
Artikel terbaru
Buka Majalah Anak Cerdas →
#Pendidikan

Membangun Kemampuan Meneliti Para Siswa SMA

Oleh Tabrani YunisMarch 8, 2026
POTRET Utama

Generasi Indonesia Emas  Kehilangan Bonus

Oleh Tabrani YunisMarch 5, 2026
Catatan Perjalanan

Melihat Timor Leste Menikmati Kemerdekaannya

Oleh Tabrani YunisFebruary 23, 2026
Budaya Menulis

Memadukan Storytelling Lewat Melukis Kata dengan Foto Jurnalistik

Oleh Tabrani YunisFebruary 22, 2026
Pendidikan

Degradasi Nilai Kemampuan Afektif yang Mengerikan di Era Digital

Oleh Tabrani YunisFebruary 21, 2026

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    170 shares
    Share 68 Tweet 43
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    163 shares
    Share 65 Tweet 41
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    147 shares
    Share 59 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026

Oleh Redaksi
February 17, 2026
149
Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
211
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
97
Postingan Selanjutnya

Mau Membangun Bisnis dengan Modal Kecil ?

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami
  • Al-Qur’an

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Al-Qur’an
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Kirim Tulisan
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Aceh

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00