Oleh Khodijah
Aku mewujudkan mimpimu
Aku ada saat kau butuh semua tentang keindahan
Dimana saat menerkanya kehidupan
Berawal dari sebuah tatapan yang tak sama sekali saling mengenal
Namun saling mengagumi
Waktu mempertemukan kita saat kekosongan
Dan kini saling mengisi akan hati
Yang pernah kehausan, kelaparan dengan untaian senyum
Karena aku menerima baik buruknya dirimu
Kasih, kau tak pernah menyapaku setiap saat
Namun sekali kau menyapa, tulang belulangku lunak seketika
Mahalnya perhatianmu membuat aku terhanyut dalam harapan
Namun kini aku miliki walau tak sesering mungkin kau lakukan
Berlayar sejauh mungkin
Mengintai seakan aku tak memperdulikan diriku sendiri
Berlari tak mengenal lelah, kesah dan syahdu
Pengorbananku perlahan mencukupi keinginan
Menerangi kegelapan
Hadir jutaan rasa dengan penuh warna warni
Akan terwujudnya harapan, impian untuk kita bersama
Penulis berdomisili Pamulang Timur Tangerang Selatan 15417
Pendidikan Terakhir : S1 Universitas Pamulang
Karya : Penulis buku “setitik lubang di langit biru dan true love”
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 363x dibaca (7 hari)
Batu Gajah Hilang di Bate Iliek
23 Mar 2026 • 322x dibaca (7 hari)
Aceh Hijau atau Aceh Gundul?
12 Mar 2026 • 273x dibaca (7 hari)
Membuka Tabir Sejarah Kenegerian Manggeng dan Para Raja yang Pernah Berkuasa
27 Mar 2026 • 270x dibaca (7 hari)
Memutus Rantai Kemiskinan, Melawan Kufur Etika
20 Mar 2026 • 204x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.












Discussion about this post