🔊
Dengarkan Artikel
By Lina Zulaini
Darussalam, 12 Maret 2018
Puluhan kali Kau memanggilku kembali
Namun aku tetap pada jalanku
Jalanku yang curam
Ribuan kali Kau datangiku penuh cinta
Namun aku tetap memilih cinta ini
Cinta semu yang palsu
Bahkan jutaan kali Kau masih mengecuku penuh kasih
Namun aku tetap menginginkan kasih ini
Kasih nista penuh dusta
Tuhan,
Masihkah ada sisa luang untuk ku kembali?
Tuhan,
Seandainya masa bisa terulang
Sedetik lalu akan ku terima penuh kasih Mu
Usia semakin menggunung
Memberiku kabar tentang apa cinta sebenarnya
Betapa bodoh hati ini
Menerima dan memberi cinta yang penuh dosa
Betapa hina raga ini
Tersungkur jauh di curam nan terjal
Tuhan,
Masih adakah sisa masa untuk ku kembali?
Masih adakah sisa ruang hati untuk Mu?
Masih adakah masa untuk hati ini berteduh?
Duhai hati,
Istirahatlah dari cinta yang salah
🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini
Bahasa Indonesia yang Bergema di Australia
23 Feb 2026 • 76x dibaca (7 hari)
Tema Lomba Menulis Edisi Februari 2026
17 Feb 2026 • 71x dibaca (7 hari)
Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng
18 Jun 2025 • 69x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 65x dibaca (7 hari)
Perjamuan Kaum (Tidak) Kebagian
17 Feb 2026 • 56x dibaca (7 hari)
📚 Artikel Terkait
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis.
Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.





