POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

TANTANGAN MEMBUKA USAHA DI ERA MEA

RedaksiOleh Redaksi
October 11, 2017
🔊

Dengarkan Artikel


Oleh Firyal Kansa
Mahasiswa Prodi Perbankan Syariah, FEBI, UIN Ar-Raniry, Banda Aceh
Masyarakat Ekonomi Asean atau yang lebih sering disingkat dengan MEA ialah sebuah bentuk kerja sama dalam bidang ekonomi atau yang lebih spesifik yaitu system perdagaangan bebas antara Negara Negara yang di kawasan Asia tenggara. Dengan mulai terlaksananya MEA ini, sejak 1 Januari 2016 lalu, maka secara otomatis persaingan di bidang ekonomi, perdagaangan, perindustrian,t enaga kerja sudah dimulai di antara Negara-negara ASEAN.
Yang menjadi pertanyaannya  adalah apakah Negara kita sudah siap untuk menghadapi MEA ini?  Sebuah pertanyaan yang sulit untuk dijawab. Namun, kalau kita bandingkan dari segi jumlah penduduk kita sudah jelas unggul jauh dibanding dengan Negara ASEAN lainnya, tetapi apakah dengan jumlah penduduk yang banyak kita dapat memaksimalkannya dengan baik di era MEA ini?  Kita memang harus hati-hati dan siaga, jangan sampai kita hanya menjadi penonton di negeri sendiri. Sedangkan warga Negara asing bebas mendirikan usaha-usahanya, menjual berbagai produk yang berkualitas dan kita warga Indonesia hanya menjadi konsumen .
Sebagai warga Negara Indonesia, kita seharusnya sudah harus berbenah dan berpikir untuk lebih meningkatkan kualitas produk yang kita akan pasarkan. Ini penting agar tidak kalah bersaing dengan Negara ASEAN lainnya. Harus kita sadari bahwa tantangan semakin berat. Apalagi, tantangan tersebut bukan hanya satu, tetapi akan banyak macam tantangan yang kita hadapi, terustama pada kualitas SDM kita.
Sebagai contoh, tantangan untuk membuka sebuah usaha di era MEA itu,  yang seharusnya sudah siap kita hadapi, namun karena banyaknya tantangan tersebut pasti kita semakin tidak mudah melakukan usaha.  Dengan melihat  banyaknya pesaing dari luar negeri yang  produk-produk meraka telah lebih dahulu menguasai pasar, kualitas produk mereka sangat baik dari segi pemasaran, maka semua ini akan menjadi tantangan berat bagi kita. Keunggulan-keunggulan mereka juga sudah  jauh unggul dan yang lainnya adalah ancaman bagi kita penguasa local yang tidak belajar mengantisipasi semua kendala lain di era MEA. Tentu saja banyak hal yang akan kita hadapi untuk bisa memulai usaha di era MEA ini. Salah satu masalah lain  adalah dari segi modal usaha dengan tingkat suku bunga di Perbankan yang tinggi.  Otomatis hal tersebut akan memberatkan masyarakat dalam memulai usahanya
Kita sebagai buya krueng, harus bisa menyiapkan diri dengan kemampuan  bersaing di era MEA ini.  Tentu saja kita diharapkan mampu untuk melewati dan mengalahkan seluruh tantangan yang ada. Kita harus mampu menciptakan suatu produk yang bernilai tinggi dan dapat bersaing dengan produk Negara lain. Dengan demikian, masyarakat Indonesia diharapkan dapat meningkatkan kemampuan (skill) supaya bisa bersaing di era MEA. Selain itu, masyarakat juga diharapkan mampu mengembangkan usahanya, mengembangkan produknya dengan hal hal yang kreatif dan inovatif, sehingga produk produk ataupun tenaga kerja Negara Indonesia dapat bersaing dengan produk-produk dan tenagakerja Negara –negara ASEAN yang lainnya. Jadi dengan meningkatnya kualitas produk, kualitas tenaga kerja yang ada, kita tidak perlu khawatir lagi dengan ancaman dari para pesaing dari luar negeri.
Pemerintah dan seluruh jajarannya harus bahu membahu membantu dan mencarikan solusi atas tantangan-tantangan yang sedang dihadapi ini. Dengan demikian, masyarakat yang hendak membuka usaha di era MEA ini, dapat terbantu dengan adanya kebijakan kebijakan dari pemerintah. Misalnya dengan menurunkan tingkat suku bunga bank. Hal tersebut dapat meringankan beban masyarakat dalam memperoleh modal usaha, atau pemerintah juga bisa memberikan bantuan modal usaha untuk masyarakat yang hendak membuka sebuah usaha kecil menegah. Kebijakan -kebijakan seperti ini sangat membantu masyarakat sebagai langkah awal untuk membuka sebuah usaha di era MEA ini.
Selain itu, peran dari Industri unit kecil Menengah (UKM) dan unit menengah kecil mikro (UMKM) sangat vital untuk meningkatkan sektor perindustrian, perdagaangan yang diharapkan dapat berkembang dengan pesat. Bukan hanya itu, tetapi dapat bersaing di dalam maupun luar negeri.  Kemudian, dapat menghasilkan produk yang berkualitas, menghasilkan produk yang inovatif, harga yang ditawarkan terjangkau oleh seluruh lapisan elemen masyarakat baik secara nasional dan internasional.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)

📚 Artikel Terkait

Apakah Sudah Seharusnya Aceh Merdeka?

Kuliah Peraturan Jabatan dan Etika Profesi Notaris serta PPAT Yang Inspiratif

Pembelian Impulsif: Godaan Era Digital

Beasiswa, Jalan Menuju  Pendidikan Yang Lebih Tinggi dan Lebih Baik

📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share2SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Let’s Be An Entrepreneur

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00