POTRET Online
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan
No Result
View All Result
POTRET Online
No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

Maraknya Tawuran Antar Pelajar di Negara Kita

RedaksiOleh Redaksi
June 12, 2017
🔊

Dengarkan Artikel

sumber: okezone.com

Oleh Milazia Putri
Mahasiswi Psikologi Universitas Syiah Kuala ( Unsyiah ) Darussalam, Banda Aceh

Tawuran, sepertinya sudah menjadi bagian dari budaya bangsa Indonesia, sehingga jika mendengar kata tawuran, sepertinya masyarakat Indonesia sudah tidak asing lagi. Berita tawuran antar pelajar sekolah, sering menghiasi media massa. Tawuran antar pelajar sekolah maupun tawuran antar remaja semakin menjadi semenjak terciptanya geng-geng. Perilaku anarkis selalu dipertontonkan di tengah-tengah masyarakat, sehingga mereka sudah tidak merasa malu dengan tindakan tidak terpuji dan mengganggu ketenangan masyarakat tersebut. Malah mereka sepertinya terlihat bangga akan tindakan ‘sok jagoan’ tersebut. Seorang pelajar seharusnya tidak melakukan tindakan anarki tersebut. Seharusnya sebagai pelajar bisa menjadi panutan dengan prestasi-prestasi yang didapatnya.

Dalam kamus bahasa Indonesia “tawuran “dapat diartikan sebagai perkelahian yang meliputi banyak orang. Pelajar adalah seorang remaja yang belajar. Menurut Ali dan Asrori dalam Mulyana remaja disebut adolescence, berasal dari bahas Latin adolescere yang artinya “tumbuh atau tumbuh untuk mencapai kematangan”. istilah adolescence sesungguhnya memiliki arti yang luas, mencakup kematangan mental, emosional, sosial, dan fisik. Jadi tawuran antar pelajar adalah perkelahian yang dilakukan oleh sekelompok orang yang mana perkelahian tersebut dilakukan oleh pelajar antar sekolah.

Secara psikologis, perkelahian yang melibatkan pelajar usia remaja digolongkan sebagai salah satu bentuk kenakalan remaja (juvenil deliquency).

Berikut beberapa faktor penyebab tawuran antar pelajar yang di analisa dengan teori psikologi.

Menurut Jean Piaget Masa remaja masuk pada tahap pemikiran operasional formal. Yang mana pada masa ini, mereka mencoba menyusun hipotesis dan menguji berbagai alternatif pemecahan masalah hidup sehari-hari, mulai menyadari keberadaan masalah-masalah di sekelilingnya. Salah satunya, bagaimana membuktikan solidaritas atau kesetiakawanan. Logisnya mengatakan supaya ia mengikuti segala aturan kelompok, walaupun aturan kelompok itu negatif, misalnya tawuran. Ini adalah salah satu bentuk uji coba pemecahan masalah mereka.

Menurut teori perkembangan kepribadian Erikson, remaja masuk pada tahap Identitas vs kekacauan identitas. Di dalam tahap ini lingkup lingkungan semakin luas, tidak hanya di lingkungan keluarga atau sekolah, namun juga di masyarakat. Pencarian jati diri mulai berlangsung dalam tahap ini. Pertanyaan, Who am I semakin menguat. Apabila seorang remaja dalam mencari jati dirinya bergaul dengan lingkungan yang baik, maka akan tercipta identitas yang baik pula. Namun sebaliknya, jika remaja bergaul dalam lingkungan yang kurang baik maka akan timbul kekacauan identitas pada diri remaja tersebut. Selanjutnya, Richard Logan, mengutarakan bahwa pada masa ini, akan ada suatu mekanisme pertahanan untuk mengurangi kecemasan yang timbul akibat kekacauan identitas, yaitu munculnya identitas negatif. Identitas negatif ini akan menjadi pelarian dan pengganti atas kecemasan akan kekacauan identitas yang dialaminya. Salah satu bentuk identitas negatif adalah tawuran itu.

📚 Artikel Terkait

Polres Gayo Lues Bina Mental dan Karakter Siswa di SMAN 1 Blangkejeren

Perjalanan untuk Mengenyam Pendidikan di Perguruan Tinggi Negeri.

Bisakah Kuwujudkan?

Sampah Bisa Hidup?

Tawuran juga disebabkan oleh faktor internal dan eksternal.

Faktor internalnya yaitu remaja yang melakukan perkelahian biasanya tidak mampu melakukan adaptasi dengan lingkungan yang kompleks. Maksudnya, ia tidak dapat menyesuaikan diri dengan keanekaragaman pandangan, ekonomi, budaya dan berbagai keberagaman lainnya yang semakin lama semakin bermacam-macam. Para remaja yang mengalami hal ini akan lebih tergesa-gesa dalam memecahkan segala masalahnya tanpa berpikir terlebih dahulu apakah akibat yang akan ditimbulkan. Selain itu, ketidakstabilan emosi para remaja juga memiliki andil dalam terjadinya perkelahian. Mereka biasanya mudah frustrasi, tidak mudah mengendalikan diri, tidak peka terhadap orang-orang di sekitarnya. Seorang remaja biasanya membutuhkan pengakuan kehadiran dirinya ditengah-tengah orang-orang sekelilingnya.

Sedangkan faktor eksternalnya yaitu karena faktor keluarga, faktor sekolah ,

faktor lingkungan.

Selain faktor penyebabnya, dampaknya pun cukup banyak dan sangat merugikan bagi pelajar dan masyarakat. Contohnya saja seperti cedera fisik , rusaknya rumah warga setempat, terganggunya proses belajar , menurunnya moralitas pelajar, dan hilangnya rasa peka toleransi dan saling membantu.

Menurut Kartini Kartono ada beberapa cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi tawuran:

· Banyak mawas diri, melihat kelemahan dan kekurangan sendiri dan melakukan koreksi terhadap kekeliruan yang sifatnya tidak mendidik dan tidak menuntun

· Memberikan kesempatan kepada remaja untuk beremansipasi dengan cara yang baik dan sehat

· Memberikan bentuk kegiatan dan pendidikan yang relevan dengan kebutuhan remaja zaman sekarang serta kaitannya dengan perkembangan bakat dan potensi remaja.

🔥 5 Artikel Terbanyak Dibaca Minggu Ini

Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
Bencana dan Perubahan Persepsi Masyarakat Pascabencana
12 Jan 2026 • 155x dibaca (7 hari)
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
Sajadah yang Tertinggal di Seberang Lautan
21 Jan 2026 • 137x dibaca (7 hari)
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
Lomba Menulis Ulang Tahun Potret
16 Jan 2026 • 125x dibaca (7 hari)
Belajar di Saat Dunia Berguncang
Belajar di Saat Dunia Berguncang
9 Jan 2026 • 97x dibaca (7 hari)
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
Pengaruh Internet dan Gadgets Bagi Masyarakat Kita
12 Mar 2018 • 91x dibaca (7 hari)
📝
Tanggung Jawab Konten
Seluruh isi dan opini dalam artikel ini merupakan tanggung jawab penulis. Redaksi bertugas menyunting tulisan tanpa mengubah subtansi dan maksud yang ingin disampaikan.
Share3SendShareScanShare
Redaksi

Redaksi

Majalah Perempuan Aceh

Please login to join discussion
#Gerakan Menulis

Ulang Tahun POTRET dalam Sepi dan Senyap: 23 Tahun Menyalakan Api Literasi dari Pinggiran

Oleh Tabrani YunisJanuary 18, 2026
#Sumatera Utara

Kala Belantara Bicara

Oleh Tabrani YunisDecember 23, 2025
Puisi Bencana

Kampung- Kampung Menelan Maut

Oleh Tabrani YunisNovember 28, 2025
Artikel

Menulis Dengan Jujur

Oleh Tabrani YunisSeptember 9, 2025
#Gerakan Menulis

Tak Sempat Menulis

Oleh Tabrani YunisJuly 12, 2025

Populer

  • Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    Gemerlap Aceh, Menelusuri Emperom dan Menyibak Goheng

    167 shares
    Share 67 Tweet 42
  • Inilah Situs Menulis Artikel dibayar

    159 shares
    Share 64 Tweet 40
  • Peran Coaching Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Pendidikan

    146 shares
    Share 58 Tweet 37
  • Korupsi Sebagai Jalur Karier di Konoha?

    58 shares
    Share 23 Tweet 15
  • Lomba Menulis Agustus 2025

    52 shares
    Share 21 Tweet 13

HABA MANGAT

Haba Mangat

Lomba Menulis Ulang Tahun Potret

Oleh Redaksi
January 16, 2026
164
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis Edisi Desember 2025

Oleh Redaksi
December 5, 2025
90
Haba Mangat

Tema Lomba Menulis November 2025

Oleh Redaksi
November 10, 2025
95
Postingan Selanjutnya

Dampak Globalisasi Pada Kondisi Psikologis Masyarakat Aceh

  • Kirim Tulisan
  • Program 1000 Sepeda dan Kursi roda
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Tentang Kami

© 2025 potretonline.com

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password? Sign Up

Create New Account!

Fill the forms bellow to register

All fields are required. Log In

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

No Result
View All Result
  • Home
  • Artikel
  • Puisi
  • Sastra
  • Aceh
  • Literasi
  • Esai
  • Perempuan
  • Menulis
  • POTRET
  • Haba Mangat
  • Kirim Tulisan

© 2025 potretonline.com

-
00:00
00:00

Queue

Update Required Flash plugin
-
00:00
00:00