Ironi “Iron Lady” dan Politik Identitas yang Retak

Oleh Nyakman Lamjame Pagi itu, di gedung parlemen Jepang yang tertutup kabut tipis musim gugur, Sanae Takaiichi melangkah dengan mantap. Kamera media internasional menangkap setiap gerakannya. Liputan televisi menyorot wajahnya yang tenang, namun tegas. Di banyak kepala berita, ia disebut sebagai “Iron Lady of Japan”.  Sekilas, julukan itu terdengar gagah, seolah menegaskan bahwa perempuan pun … Lanjutkan membaca Ironi “Iron Lady” dan Politik Identitas yang Retak