Nasi Biryani Bukti Keakraban India dan Aceh?

O

Oleh: Syarif Hidayatullah

Mahasiswa Prodi Hubungan Internasional Universitas Al Muslim, Matang Geulumpang Dua, Bireun

 

Nasi Biryani atau yang sering disebut nasi biryani, briani, bariani atau beriani merupakan salah satu makanan yang sangat digemari warga Aceh terlebih di bulan Ramadhan. Hidangan dengan banyak rempah ini memang sangat populer di negara negara muslim yang kaya akan rempah seperti indonesia dan malaysia. Masakan yang satu ini biasanya dihidangkan saat perjamuan besar dan acara acara yang special, maka jangan heran jika kamu menemukan nasi biryani menjadi salah satu pilihan favorit untuk disajikan dihari raya, syukuran, buka puasa bersama, haul, dan lainnya. Dengan Khas nasi yang lebih memanjang yang diolah dari beras Basmati dan ditumis dengan minyak samin dan rempah rempah seperti kapulaga, bunga lawang, cengkeh, kayu manis dan lainnya semakin menciptakan rasa dan aroma yang menggugah selera , penambahan kunyit, kaldu, kismis, garam masala,bawang bombay, susu cair dan yoghurt semakin membuat masakan ini memiliki rasa yang kaya, ditambah dengan ayam kecoklatan yang berlumuran bumbu membuat makanan ini menjadi semakin sempurna menemani moment special. Untuk kamu yang tidak suka ayam, bisa diganti dengan daging kambing yang tentunya tidak akan merusak cita rasa dari Nasi biryani. Di India sendiri setiap daerah memiliki variasi tersendiri, India selatan contohnya yang memiliki sedikit rasa asam, cabai dan rasa gurih manis dari kelapa. Ada juga yang menambah wewangian bunga seperti kewra dan melati. Sebagai negara yang memiliki jumlah vegetarian yang besar terntu varian nasi briyani sayur adalah salah satu yang populer di India.

Di balik rasa yang menggoda, Nasi biryani ternyata menyimpan cerita yang menarik. Image nasi biryaniyang identik dengan nuansa timur tengah, nyatanya berasal dari negeri yang terletak diatas provinsi aceh yaitu india. Nasi Biryani sudah ada sejak abad ke 18 dan merupakan salah satu makanan yang biasa dibawa para pengelana karena mampu bertahan untuk waktu yang lama. Cita rasa Nasi biryani sendiri sangat unuik namun familiar dengan lidah orang Aceh dikarenakan bumbu bumbu yang digunakan sudah familiar dilidah orang aceh sendiri.

Penggunaan rempah rempah pada nasi biryaniseperti bawang, cabe hijau, kunyit, cengkeh dan lainya,ternyata sering juga digunakan dalam masakan aceh seperti kuah pliek u, Gulai kambing, Kari kambing, Sate matang, kanji rumbi dan lainya. Rempah rempah ini juga merupakan rempah rempah dasar yang sering digunakan dalam masakan india. Karena itu jika menyantap masakan india yang berada di kepulauan Andaman-Nicobar (India) maka besar kemungkinan masyarakat aceh tidak mengalami kesulitan mencari makanan disana. Fakta menariknya adalah rempah-rempah tadi dibawa oleh orang india pada masa Hindia belanda, ditanam di  Aceh dan ternyata tumbuh subur di tanah seurambi mekkah ini. Ternyata teman-teman,  nasi biryani adalah saksi bisu dari hubungan yang telah terjalin antara Aceh dan India melalui jalur rempah.Rempah rempah yang dibawa oleh para saudagar India menajadi alasan mengapa lidah orang aceh cocok dengan  masakan india seperti nasi biryani ini.

Penulis sendiri ketika mencoba nasi biryani dari Koki India yang terletak di kuta blang Lhokseumawe (sekitar 100 meter kearah selatan dari SPBU Kuta blang), merasa asing namun familiar. Seperti memakan makanan khas luar negeri yang memakai bumbu bumbudari indonesia. Sebelumnya saya sempat khawatir tidak cocok dengan lidah saya, namun alih alih menyisakan makanannya saya malah pesan tambahan ayamnya.  Acar nanas yang disediakan juga membuat lidah saya menjadi semakin segar sehingga tidak bosan dengan masakan yang memiliki bumbu kuat yang satu ini. Namun ada satu hal yang membuat saya kecewa adalah tidak adanya yoghurt yang merupakan salah satu ciri khas dari  nasi biryani India itu sendiri. Secara keseluruhan saya terkesima dengan makanan yang disajikan, ditambah dengan fakta menarik dibalik nasi biryani, menjadikan masakan yang satu ini masuk dalam list makanan yang wajib saya coba. Sekarang apakah anda tertarik mencoba masakan unik yang satu ini ?.

Exit mobile version